Hukum & Kriminal

Kejari Sampang Tahan Direktur CV Amor Palapa

Sampang (beritajatim.com) – Penanganan kasus dugaan korupsi atas ambruknya bangunan Ruang Kelas Baru (RKB) di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri II Ketapang, Kabupaten Sampang, terus bergulir.

Terbaru, Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat menahan inisial AZ Direktur CV Amor Palapa. Selaku rekanan yang mengerjakan proyek tersebut.

Edi Sutomo Kepala Seksi Pindana Khusus (Kasi Pidsus) mengatakan berkas perkara ambruknya gedung bangunan RKB SMPN II Ketapang dinyatakan rampung dan siap disidangkan.

“Kami tahan tersangka AZ, karena berkasnya sudah rampung,” tegasnya, (9/8/2019).

AZ saat ini langsung ditahan di Rutan Kelas IIB Sampang, selama 20 hari ke depan. Penyidik menahan AZ dengan alasan subyektif, yakni sesuai pasal 21 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

“Penahanan tersangka karena ancaman hukumannya lebih dari lima tahun penjara,” ujarnya.

Sekedar diketahui, selain menahan AZ, kasus ambruknya gedung sekolah di Ketapang tersebut mencatut dua pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang Inisial J dan R. Keduanya telah memasuki proses pra penuntutan di pengadilan. Karena saat itu mereka sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan R Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK). Sementara AZ sebagai rekanan.

Dalam kasus ini, kegiatan pembangunan RKB dianggarkan senilai Rp 134 juta. Proyek tersebut dikerjakan oleh inisial MT dengan meminjam kepada AZ selaku Direktur CV Amor Palapa. Dalam perjalanannya, AZ diberi uang Rp 2,5 juta setelah berhasil meminjamkan CV. Ditengah perjalanan, ternyata MT masih melemparkan pekerjaan proyek tersebut kepada NR, nilainya pun menjadi kecil yaitu Rp 75 juta.[sar/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar