Hukum & Kriminal

Kejari Kabupaten Mojokerto Turun Tangan Telisik Kasus Pemasangan LPJU

Mojokerto (beritajatim.com) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Mojokerto saat ini turun tangan dan menelisik proyek pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Kabupaten Mojokerto senilai Rp 68 miliar. Pasalnya, disinyalir proyek tersebut disinyalir menjadi bancaan sejumlah orang.

Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Kabupaten Mojokerto, Agus Hariono mengatakan, pihaknya sudah menerbitkan surat perintah penyelidikan (Sprinlid) terkait kasus tersebut. “Sudah banyak yang kami mintai keterangan dalam kasus ini,” ungkapnya, Kamis (30/5/2019).

Diantaranya pokja di Unit Layanan Pengadaan (ULP), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), hingga pejabat penerima hasil pekerjaan (PPHP). Meksi tak menyebut secara rinci atas dugaan pelanggaran hukum dalam pengadaan proyek tersebut, dalam kasus tersebut terindikasi muncul permainan. “Ini yang masih kita dalami, pemeriksaan akan berlanjut dan berlangsung intensif pekan ini karena masih belum tuntas,” katanya.

Di tahun 2018 lalu, Pemkab Mojokerto melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mojokerto mengalokasikan pemasangan LPJU di empat eks Kawedanan. Yakni Kawedanan Jabung, Mojokerto, Mojokasri dan Mojosari. Dari Rp68 miliar, terbagi menjadi empat lokasi.

Yakni pemasangan LPJU di eks Kawedanan Mojokasri dengan harga penawaran Rp18,9 miliar dan dimenangkan PT. Anindo Bertahannuts Perkasa. Di eks Kawedanan Jabung dimenangkan PT Sinergi Prima Inti dengan harga penawaran Rp16.533.170.000, sedangkan di eks Kawedanan Mojokerto dimenangkan PT Nasari Bersaudara dengan harga penawaran sebesar Rp16,5 miliar.

Di eks Kawedanan Mojosari, dimenangkan PT Ghanda Victory Bersinar dengan nilai Rp 16,5 miliar. Terjunnya Kejari dalam proyek ini, disinyalir karena memunculkan kecurigaan. Diantaranya, di proyek ini tidak menggunakan lampu penerangan jalan. Melainkan hanya pemasangan 2179 unit tiang lampu plus asesoris di 65 Ruas Jalan penghubung desa di empat wilayan eks Kawedanan.

Perlu diketahui, pemasangan LPJU gencar dilakukan Pemkab Mojokerto. Di mulai tahun 2016, Pemkab Mojokerto sudah memasang 26.176 titik di berbagai wilayah. Berlanjut di tahun 2017, sebanyak 3.761 titik PJU menjulang di Kecamatan Kemlagi, Dawarblandong, Puri, Bangsal, Pungging, Mojosari, Mojoanyar dan Trawas. Anggaran yang disedot mencapai Rp37,7 miliar.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar