Hukum & Kriminal

Polres Tanjung Perak

Kejahatan Narkoba Menonjol, Curas Menurun

Surabaya (beritajatim.com) – Tren kejahatan narkoba di Surabaya semakin meningkat. Namun, tindak pencurian-kekerasan (curas) justru menurun. Fakta ini dibuktikan dengan jumlah pelaku yang ditangkap oleh Polres Pelabuhan Tanjung Perak dengan jajaran satuan gabungan pada OPS (Operasi Pekat Semeru) pada 15 sampai 26 Mei 2019.

Tren peningkatan dan penurunan tindak kejahatan ini disampaikan langsung oleh Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Faisol Amir saat menggelar konferensi pers OPS di Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Senin (27/5/2019).

Faisol menuturkan, polisi menemukan 18 kasus narkoba sekaligus 18 pelaku tindak narkoba. Ini adalah jumlah paling besar dari tindak kejahatan lain. Belum lagi dari puluhan poket sabu yang diamankan polisi.

Sedangkan tren curas cenderung menurun dari tahun lalu. Fakta ini dikonfirmasi dari temuan barang bukti Polres Pelabuhan Tanjung Perak berupa unit sepeda motor dan dua buah senjata tajam berupa celurit.

Menurut Faisol, dari tren curas ini kami mengamati adanya pergeseran tempat kejadian. “Dulu terjadi di Semampir. Sekarang pindah ke Kalianak. Kemudian pindah ke area Suramadu,” tuturnya.

Menjelang mudik lebaran, tim dari kepolisan dan aparat gabungan TNI dan dinas terkait juga diterjunkan. Kompol Faisol berujar sudah menyiapkan pos pelayanan dan pos pengaman yang disebar pada beberapa titik seperi Kenjeran dan Suramadu. [juf/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar