Hukum & Kriminal

Kejahatan Jalanan di Surabaya Masih Tinggi

Surabaya (beritajatim.com) – Selain narkoba, kejahatan jalanan seperti curat, curas, penganiayaan maupun traffcking masih tinggi terjadi di wilayah hukum Surabaya. Hal itu diungkapkan Kepala Kejari Surabaya Anton Delianto saat menggelar pers release capaian kinerja tahun 2019, Selasa (31/12/2019).

“Total perkara pidum ada 2137, untuk kasus narkotika memang paling banyak, yakni 985 perkara,”kata Kajari Surabaya, Anton Delianto.

Selain menyampaikan capaian kinerja pidana umum, Anton juga memaparkan capaian kinerja di seksi pidana khusus (pidsus), diantaranya terkait penanganan kasus korupsi, cukai dan pajak.

“Untuk tahun ini anggaran penanganan perkara korupsi menurun dari tahun sebelumnya. Tapi Alhamdulillah, kami masih bisa menyelamatkan keuangan negara mencapai tiga puluh miliaran lebih,”terangnya.

Sedangkan di seksi perdata dan tata usaha negara (datun), Kejari Surabaya berhasil memulihkan dan penyelamatan keuangan negara berupa pengamanan aset milik Pemkot Surabaya.

“Ada 14 aset Pemkot Surabaya yang berhasil kami amankan, salah satunya THR dan Wisma Persebaya,”jelas Anton.

Tak hanya itu, Seksi Datun masih kata Anton,juga berhasil memulihkan uang negara dari tagihan penunggak BPJS Ketenagakerjaan dengan nilai sekitar Rp 144 juta lebih.

“Untuk BPJS ini kami menerima surat kuasa khusus atau SKK dari Kantor BPJS Ketenagakerjaan Surabaya Darmo,”sambungnya.

Sementara di seksi Intelijen, Program Jaksa Masuk Sekolah (JMS) masih menjadi prioritas Kejari Surabaya dalam mensosialisasikan pencegahan penyalahgunaan narkotika dan bahayanya serta pencegahan tindak pidana korupsi.

“Agar sejak dini, anak anak sudah mengenal bahaya narkotika dan bahaya korupsi,”terang Anton.

Program JMS tersebut diakui Anton, masih dilakukan pada siswa ditingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

“Kedepannya kami akan bekerjasama dengan Dinas Pendidikan agar program JMS ini bisa masuk ke tingkat SMP maupun SD,”pungkasnya. [uci/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar