Hukum & Kriminal

Di Balik Pembunuhan Lumajang

Kebacut.. Istri Digadaikan, Uang Dipakai Judi

Lumajang (beritajatim.com) – Kasus pembunuhan salah sasaran bermotif istri Lasmi alias Rasmi (34) digadaikan oleh Hori (43) warga Desa Jenggrong Kecamatan Ranuyoso pada Hartono (44) warga Desa Sombo Kecamatan Gucialit menyisakan cerita lain. Ternyata, uang hasil mengadaikan istrinya sebagai jaminan utang dibuat Judi oleh Hori.

Hal ini terungkap dari pengakuan Lasmi pada Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban di Mapolres, Jum’at(14/6/2019).

“Awalnya pinjam uang Rp.120 juta, dibuat judi terus sama dia (Hori, red),” kata Lasmi pada Kapolres.

Hori yang tidak memiliki pekerjaan tetap sering menghabiskan uang di meja judi di berbagai tempat. Jika sudah kalah sering marah, apalagi saat diingatkan.

“Saya pernah ingatkan, tapi marah dan main pukul,” ungkapnya.

Lasmi juga mengaku awalnya diminta meminjam uang ke Hartono oleh Hori dengan mengaku wanita lain. Namun setelah diketahui, Lasmi dijadikan jaminan sebagai penganti untuk bisa mengembalikan utangnya.

“Jujur pak, saya senang tinggal bersama Hartono. Dia kasar dan mau menang sendiri, tidak mau diatur,” terang perempuan asal Medan.

Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban mengatakan, pengakuan dari Hori dengan istri yang dijaminkan sebagai utang piutang sangat berbeda. Karena, uang hasil meminjam pada Hartono awalnya diakui untuk bisnis Tambak Undang.

“Kita mendapat temuan baru, seperti gadai istri oleh Hori sebagai dalih pembenaran aksi pembunuhan,” jelasnya.

Masih kata dia, uang yang dipinjam oleh Lasmi sebagai umpan oleh pelaku untuk melakukan penipuan. “Kita dalami terus di balik kasus pembunuhan ini,” pungkasnya. [har/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar