Hukum & Kriminal

Ke Warung Kopi Tanpa Baju, Pemuda Itu Ternyata Pencuri Motor

Tiga pelaku curanmor saat digelandang petugas polsek Tenggilis Mejoyo, Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Tiga pemuda yang tinggal di kontrakan Jalan Bendul Merisi Jaya Gang Makam, harus berpindah tempat tidur di hotel prodeo Polsek Tenggilis Mejoyo, Surabaya. Ketiganya terdiri dari Sholehudin (23), Septian Erik Darmawan (20), dan Kurdi Efendi (25).

Mereka dilaporkan oleh beberapa warga Tenggilis karena diketahui mencuri motor. Mendapat laporan, Anggota Reskrim Polsek Tenggilis Mejoyo bergerak untuk mengamankan ketiganya. Aparat terpaksa menembak kaki salah satu pelaku lantaran melawan saat penangkapan.

“Mereka kami amankan di lokasi berbeda,” tegas Kapolsek Tenggilis Mejoyo Kompol Totok Sumarianto, didampingi Kanitreskrim AKP Puguh Suhandono, Rabu (16/1/2019).

Perwira satu melati di pundaknyanya ini memaparkan, Erik dan Sholehudin beraksi di kantor Pengawas dan Perencana Perumahan Tenggilis Utara II. Dari lokasi tersebut, kedua tersangka hampir membawa kabur dua motor milik karyawan.

“Aksi kedua tersangka yang membekali diri dengan kunci letter T itu tepergok pemilik (korban),” tambah Totok.

Agar tidak tertangkap, kedua pemuda yang kesehariannya bekerja sebagai pengamen, saat melarikan diri sengaja berpisah. Erik berhasil menghilangkan jejak, Hodin (panggilan akrab Sholehudin) gagal dalam kaburnya.

Hodin yang remaja asli Madura, sebelum tertangkap tangan oleh korbannya, dia menyaru sebagai pengunjung warung kopi di sekitar lokasi. “Warga curiga karena Hodin ngopi tanpa mengenakan kaos. Ternyata dia sudah membuang kaos warna putih yang dikenakan, untuk mengelabui korban dan beberapa warga yang mengejar dia,” tutur Totok.

Pada saat dikeler, Hodin berusaha melarikan diri hingga petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak kaki sebelah kanan tersangka.

Dari keterangan yang dihimpun dari Hodin, petugas kemudian melakukan pengembangan dan meringkus Erik di Warung Kotok Jalan Bendul Merisi.

Dari pemeriksaan terungkap, kedua tersangka bersama tersangka Kurdi sudah beraksi di empat TKP. “Dari sanalah, kami kemudian melakukan pengembangan hingga kembali meringkus tersangka Kurdi di rumah kosnya Jalan Bendul Merisi Gang Makam,” pungkasnya. [gil/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar