Hukum & Kriminal

Kawanan Begal Gasak Motor Santri di Ngawi

Ngawi (beritajatim.com) – Peringatan untuk masyarakat, untuk lebih berhati-hati hendak keluar malam saat menjelang lebaran seperti sekarang ini. Bisa-bisa bahaya kejahatan mengintai, seperti dialami oleh Ibnu Attoilah (17) dan Muhamad Khomsanujum (16). Dua santri dari salah satu ponpes di Ngawi ini menjadi korban begal usai makan sahur di warung.

“Kawanan begal itu berhasil menggasak motor yang dipakai korban untuk membeli makanan untuk sahur,” kata Kapolsek Ngawi Kota AKP Kristianto, Minggu (12/5/2019).

Kristianto mengungkapkan kejadian itu berawal dari kedua korban berboncengan menggunakan sepeda motor Supra X 125 dengan nopol K 5273 WP dari makan sahur di warung belakang pos siliwangi untuk kembali pulang ke ponpes.

Saat melintasi jalan Siliwangi selatan jembatan layang tol masuk Dusun Madiasri Desa Jururejo Kecamatan/Kabupaten Ngawi dibuntuti seorang laki-laki yang menggunakan sepeda motor Vixion warna merah putih dan di belakangnya 2 orang laki laki berboncengan dengan sepeda motor Mio.

Selanjutnya pengendara Vixion memepet dan langsung menendang dengan menggunakan kaki mengenai tangan Muhammad sehingga terjatuh. ”Pelaku hendak mengambil kunci motor, namun korban Muhammad menahannya,” katanya.

Kemudian, lanjut Kritianto 2 orang yang berboncengan menggunakan Mio datang menghampiri. Dan salah seorang turun dari sepeda motor tersebut, menendang dan memukul Muhamad menggunakan tongkat kayu ditangkis mengenai lengan kanan. ”Kemudian dua korban santri itu lari untuk menyelamatkan diri,” katanya.

Kriatianto menambahkan saat ini pihaknya sedang dalam tahap mengumpulkan bukti-bukti. Guna untuk memproses lebih lanjut. ”Semoga para pelaku cepat ditemukan supaya tidak meresahkan warga menjelang lebaran ini,” pungkasnya. (end/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar