Hukum & Kriminal

Kasus Oknum Perangkat Desa Gelapkan Mobil Tak Terkait dengan Keluarga Terlapor

Kediri (beritajatim.com) – Kasus dugaan penipuan dan penggelapan mobil rental yang dialami M. Muthoin, ASN Pemkab Kediri kembali mencuat. Korban membantah adanya tudigan dari pihak terlapor yakni, HDC, oknum perangkat Desa Pesing, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri tentang upaya pencemaran nama baik.

“Saya selaku Ketua Tim Kuasa Hukum dari Moh. Mutho’in, ingin menyampaikan klarifikasi terkait dengan pemberitaan yang ada, di mana ada yang menyatakan terkait dengan pelaporan yang disampaikan klien kami kemarin ke polresta itu, ada isu mengkriminalisasi,” kata Ketua Tim Kuasa Hukum Moh. Mutho’in, Imam Mohklas S.H., M.H, saat menggelar klarifikasi kasus kliennya di Kota Kediri.

Menurut Imam, ada tuduhan bahwa permasalahan ini dilaporkan ke pihak berwajib, untuk mencemarkan nama baik keluarga daripada yang bersangkutan (HDC, red). Padahal, semua tudingan itu tidak benar. Korban melaporkan HDC karena telah menggelapkan dua unit mobilnya berikut uang sewanya. Karena tidak menanggapi somasi yang disampaikan korban, akhirnya terpaksa melaporkan pelaku ke pihak berwajib.

“Kita sampaikan secara tegas, bahwa kami menyampaikan laporan tersebut dalam kapasitas HDC sebagai seorang pribadi. Ini tidak ada sangkut pautnya dengan pihak keluarga,” tegasnya.

Di samping itu, tambah Imam, bahkan pengaduan atau laporan yang disampaikan kemarin di SPKT Polres Kediri Kota itu, bukan merupakan delik jabatan seperti perkara korupsi.

“Lalu, sangat tidak benar pula, apa yang ramai kemarin juga di media, bahwa ini terkait dengan bisnis,” katanya. Namun, lanjut Imam, yang perlu diketahui publik, pelaporan kliennya itu terkait dengan dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan mobil yang dilakukan oleh saudara HDC.

“Nah seperti itu, dan dari proses hukumnya ini, kita kemarin sudah menyampaikan pelaporan ke Polres Kediri Kota dan sudah keluar LP (laporan polisi, red),” katanya.

Ke depan, terkait dengan tahapan pemeriksaannya, maka Tim Kuasa Hukum Moh. Mutho’in sedang menunggu penjadwalan dari pihak Polres Kediri Kota secara resmi. Sementara, pada LP yang diterbitkan pihak kepolisian, tertulis bahwa oknum perangkat Desa Pesing, HDC dikenakan pasal 372/378 karena diduga telah melakukan tindak penipuan dan penggelapan mobil milik Moh. Mutho’in.

Sebelumnya, Sekretaris Desa Pesing, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, Hendra Dwi Cahyono, juga telah melakukan klarifikasi atas pelaporan namanya pada kasus dugaan tindak penipuan dan penggelapan 2 unit mobil rental milik Moh. Mutho’in.

Saat itu, pria tersebut mengklaim tidak ada niat menipu, karena antara Hendra dan Moh. Mutho’in telah mempunyai hubungan pertemanan layaknya saudara. Lalu, terkait pembayaran biaya sewa mobil yang terlambat, Hendra sempat menyatakan, hal ini dikarenakan pihaknya membantu si penyewa mobil, dengan memberi dana talangan, karena istri si penyewa ini sedang sakit jantung. [nm/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar