Hukum & Kriminal

Kasus Bom Molotov di Jombang, Polisi Periksa 10 Saksi

Rumah Sulaiman yang diteror menggunakan bom molotov

Jombang (beritajatim.com) – Polres Jombang sudah memeriksa 10 orang saksi. Hal itu untuk menguak kasus pelemparan bom molotov di rumah Sulaiman (54) warga Dusun Kauman, Desa/Kecamatan Peterongan. Namun demikian, polisi masih kesulitan mengungkap pelaku pelemparan bom molotov yang sempat membakar mobil milik korban tersebut.

“Kami terus melakukan pendalaman. Termasuk melakukan pemeriksaan terhadap 10 orang saksi. Dalam penyelidikan, kami juga melibatkan Tim Labfor Polda Jatim. Soal identitas pelaku, masih kita telusuri,” ujar
Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Azi Pratas Guspitu, Rabu (24/7/2019).

Azi merinci, sepuluh orang saksi itu terdiri dari pihak keluarga dan sejumlah orang yang mengetahui insiden di pagi buta tersebut. Dari pemeriksaan itu diketahui bahwa pelaku mengendarai sepeda motor dan berjumlah lebih dari satu orang. Usai melakukan aksinya, pelaku kabur ke arah utara.

Hasil olah TKP, lanjut Azi, pihaknya menemukan tiga buah bom molotov rakitan. Satu berupa botol plastik air mineral dan dua lainya berupa botol kaca berukuran kecil yang masing-masing diberi sumbu kain. Kemudian sebuah kardus yang nyaris terbakar yang diduga digunakan pelaku melempar bom molotov tersebut ke arah mobil korban.

Azi mengungkapkan, satu botol kaca ini ditemukan dalam keadaan pecah. Seluruh barang bukti itu dibawa Tim Labfor Polda Jatim untuk kepentingan penyelidikan. “Hasil sementara kami masih menunggu mengarah ke siapa pelakunya, ini yang masih kami cari dan dalami, termasuk jenis bahan bakar yang dipakai pelaku,” bebernya.

Sebelumnya, warga Dusun Kauman, Peterongan, gempar, Minggu (21/7/2019) dini hari. Hal itu menyusul mobil Honda mobilio milik Sulaiman berpelat nomor S 1396 YA yang terparkir di depan terbakar bagian depan. Mobil tersebut dilempar tiga bom molotov oleh orang misterius.

Akibat kejadian itu, pria yang berprofesi sebagai Kepala MI (Madrasah Ibtidaiyah) ini harus mengalami kerugian jutaan rupiah. Sebab, slebor dan body mobil Honda mobilio itu terbakar. Beruntung api tak sampai melalap seluruh bodi mobil, karena pemilik rumah mengetahui kejadian tersebut dan langsung memadamkan api. [suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar