Hukum & Kriminal

Kapolres Sampang Ingatkan Masyarakat Tidak Terpancing Issu Medsos.

Sampang (beritajatim.com) – Di lapangan Markas Polisi Resort (Mapolres) Sampang, personel gabungan dari berbagai unsur diantaranya TNI-Polri, Dishub, Pramuka, dan BPBD melaksanakan Apel pasukan Operasi Ketupat Semeru 2019 sekaligus pengamanan arus mudik dan balik hari raya Idul Fitri 1440 Hijriyah.

Kapolres Sampang, AKBP Budi Wardiman saat menjadi Inspektur Upacara (Irup) mengatakan, Operasi Ketupat 2019 akan berlangsung selama 13 hari, hal ini serentak dilakukan di seluruh Polres se-Indonesia,” ujar AKBP Budi Wardiman usai pimpin upacara gelar pasukan, Selasa (28/5/2019).

Menurut Budi, operasi ketupat 2019 ini melibatkan 142 personel dari TNI, Polri, Dinas terkait, komponen masyarakat serta pramuka, kemudian ada tiga pos pengamanan yang sudah disiapkan yakni di jalan raya Camplong, Jrengik, Ketapang dan 1 pos pelayanan di Monumen Sampang Kota.

Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, pergerakan arus lalu lintas mudik yang paling dominan pada H-3, dan pergerakan arus balik pada H+3. “Demikian juga pada saat arus baliknya 9, 8, dan 7 Juni menjadi atensi kami,” kata Kapolres Sampang.

Kapolres Sampang mengimbau pada masyarakat untuk mematuhi ketertiban lalu lintas dan mengutamakan keselamatan di jalan, sehingga diwajibkan menggunakan Kelengkapan berkendaraan dan mengecek kendaraan sebelum berangkat, “Keselamatan diutamakan, biar lambat asal selamat. Kemudian selain itu, kita harus bersama sama menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Sampang, jangan terbawa dan terprovokasi issu di media sosial,” pungkasnya.[sar/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar