Hukum & Kriminal

Kapolres Lumajang Latih Menembak Bagi Tim Cobra dan Pemburu Begal

Lumajang (beritajatim.com) – Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban memimpin dan melatih langsung anggota Tim Cobra dan Pemburu Begal di lapangan tembak di Mapolsek Klakah. Latihan digelar, agar anggotanya piawai dalam menggunakan senjara laras pendek dan panjang, Kamis (14/2/2019).

Kapolres  mengatakan, jika latihan menembak ini akan sering dilakukan oleh Polres Lumajang akan menambah kemampuan personilny. Kegiatan seperti ini akan kami jadwal secara periodik, agar insting menembak para personel tetap terjaga.

“Apalagi bagi Tim Cobra dan Tim Pemburu Begal, besar kemungkinan mereka akan meletuskan senjata pada saat di lapangan, mengingat tugas mereka sebagai tim yang harus memburu para pelaku pengacau jalanan,” ungkap Arsal.

Meskipun personel Polri telah dilatih menembak sejak pendidikan kepolisian, namun kegiatan seperti ini dapat meningkatkan keterampilan penggunaan senjata bagi personel Polri. Dalam latihan yang dilakukan oleh Tim Cobra dan Tim Pemburu Begal ini, lebih diutamakan pelatihan menembak dari atas motor.

“Sesuai dengan nama tim tersebut, para personel diharuskan handal menembak menggunakan laras panjang karena besar kemungkinan saat terjadi pengejaran dilapangan, harus menembak dari atas kendaraan yang berjalan,” ujar pria lulusan Akademi Kepolisian Tahun 1998 ini

Selain itu, personel juga berlatih menggunakan senjata laras pendek dengan sasaran tembak sejauh 15 meter. Dalam latihan ini, Kapolres sendiri yang menjadi instruktur dalam penggunaan senjata genggam yang melekat terhadap personel Polri.

Kapolres menginstruksikan secara tegas kepada jajaran yang berada di lapangan agar lebih berhati hati dalam bertugas. Namun Tetap berhati hati dalam bertugas. Apalagi kita ini berseragam sedangkan mereka (pelaku kejahatan) tidak, sehingga mereka dengan mudah mengenali kita.

“Instruksi saya sangat jelas, jika para pelaku tak lagi mengindahkan instruksi dari petugas dan mengancam jiwa raga orang lain, silahkan berikan tindakan tegas terukur,” tegas  Arsal.

Pernyataan tegas dari Kapolres Lumajang ini adalah alarm nyata bagi para pelaku kejahatan agar tak melawan pada saat akan ditangkap oleh petugas. Pasalnya, dalam kepemimpinan Arsal Sahban selaku Kapolres Lumajang selama 3 bulan ini, petugas kepolisian setidaknya telah memuntahkan 16 timah panas terhadap pelaku yang memang mencoba melawan petugas pada saat akan ditangkap. (har/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar