Hukum & Kriminal

Kapolres Lumajang Ciptakan Rantai Anti Maling Sapi

Lumajang (beritajatim.com) – Menyikapi maraknya maling sapi di sejumlah Wilayah Lumajang, Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban membuat terobosan. Sebuah terobosan bagi pemilik sapi dengan rantai untuk hewan ternak.

“Tali tampar sapi di kandang, perlu diganti pakai rantai dengan gembok,” ujar Kapolres pada wartawan, Kamis (17/1/2019).

Menurut dia, dari turun ke bawah dan menemui korban maling sapi. Keamanan kandang tidak bagus hanya memakai balok kayu dan slot grendel.

“Seharusnya warga memakai rantai baik pada pintu kandang dan sapinya,” jelasnya.

Kapolres meminta 21 Kapolsek jajaran untuk mensosialisasikan rantai anti maling sapi ke peternak. Sehingga, keamanan pada hewanya saat hendak dicuri kesulitan.

“Kapolsek juga akan warga untuk membentuk satgas keamanan siskamling,” papar Arsal.

Maling sapi di Lumajang dalam bulan terakhir sudah terjadi 38 kasus yang dilaporkan ke polisi. Kini, Satreskrim melakukan penyelidikan untuk mengungkap kawanan pencuri hewan ini. [har/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar