Hukum & Kriminal

Kanwil Kemenkumham Jatim Beri Penguatan di Lapas Klas IIB Mojokerto

Plt Kepala Lapas Klas IIB Mojokerto, Tendi Kustendi menyambut rombongan dari Kanwil Kemenkumham Jatim. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Tim Unit Pemberantasan Pungli (UPP) Kanwil Kemenkumham Jatim melakukan penguatan kepada pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Mojokerto, Jumat (15/11/2019). Ini sebagai salah satu upaya pencegahan terhadap praktek pungutan liar (pungli).

Kakanwil Kemenkumham Jatim, Susy Susilawati mengatakan, kedatangannya ke Lapas Klas IIB Mojokerto untuk memberikan penguatan. “Fokus utamanya untuk mencegah para pegawai agar tidak melakukan pungli. Seluruh layanan yang kita berikan harus optimal dan tidak boleh ada pungutan liar sepeser pun,” ungkapnya.

Selain itu, pihaknya berharap agar petugas tidak terlihat dalam penyalahgunakan narkoba karena akan memberikan dampak yang buruk bagi diri sendiri maupun organisasi Kemenkumham. Jika ada petugas yang tersangkut narkoba, maka pihaknya akan memproses sesuai hukum yang berlaku.

Kadiv Pemasyarakatan, Kanwil Kemenkumham Jatim, Pargiyono mengungkapkan, agar pegawai kembali memetakan titik-titik rawan pungli. Seperti terkait layanan kepengurusan remisi, Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Bersyarat (CB), Cuti Menjelang Bebas (CMB) atau layanan yang lain.

“Layanan hak-hak bagi Warga Binaan Pemasyarakatan tersebut sudah berbasis IT, sehingga dari UPT langsung diusulkan ke pusat secara online. Ini dilakukan untuk memangkas birokrasi dan meniadakan pungli maupun mempercepat proses pelayanan. Mulai tempat parkir, P2U hingga layanan dalam blok pastikan semua layanan dilakukan dengan baik dan tidak ada pungutan liar,” tegasnya.

Sementara itu, Plt Kepala Lapas Klas IIB Mojokerto, Tendi Kustendi menambahkan, sejak bertugas sebagai Plt, ia selalu menekankan kepada seluruh pegawainya tidak menolerir adanya pungli. “Ini dilakukan dengan rutin untuk memberikan penguatan setiap ada kesempatan,” jelasnya.

Tendi menambahkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak kepolisian, Badan Narkotika Nasional (BNN) dan aparat yang berwenang untuk melakukan tindakan-tindakan strategis pemberantasan narkoba dan pungli. Bahkan, pihaknya tak segan memberikan sanksi kepada pegawai yang melakukan tindakan indispliner.

“Kami berkomitmen untuk menjalankan segala arahan dari pimpinan. Salah satunya dengan telah memberikan sanksi kepada seorang pegawai karena tindakan yang menyimpang,” pungkasnya.

Turut hadir Kadiv Administrasi Kanwil Kemenkumham Jatim, Indah Rahayuningsih, Kadiv Yankumham Kanwil Kemenkumham Jatim, Hajerati dan Kabag Umum Kanwil Kemenkumham Jatim, Dewi Atmi Listyorini. Sementara acara digelar di aula Lapas Klas IIB Mojokerto dan diikuti seluruh pegawai dan pejabat struktural Lapas Klas IIB Mojokerto. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar