Hukum & Kriminal

Kabur dari Rutan Sumenep 4 Bulan, Tahanan Lawan Petugas Dengan Golok

Sumenep (beritajatim.com) – Penangkapan kembali Matrawi (37), warga Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep yang kabur dari Rutan Sumenep 4 bulan lalu berlangsung dramatis.

Tersangka pelaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu berhasil diringkus kembali oleh petugas gabungan Resmob Polres Sumenep dan Rutan setempat.

“Matrawi kami tangkap saat berada di rumah temannya yang bernama Santoni (36), di Dusun Jurgang, Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih,” kata Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) klas IIB Sumenep, Beni Hidayat, Senin (17/06/2019).

Penangkapan terhadap pelaku tindak pidana yang dikenal licin itu cukup mengagetkan warga sekitar. Saat petugas mengepung sebuah rumah yang menghadap ke selatan, Matrawi mencoba kabur. Bahkan sempat melakukan perlawanan pada petugas dengan menggunakan senjata tajam (Sajam) berupa golok. Namun akhirnya Matrawi berhasil diringkus petugas.

“Kami sangat mengapresiasi tim Resmob Polres Sumenep yang sudah bekerja keras menangkap tahanan kabur itu. Terima kasih juga untuk semua pihak yang sudah berkontribusi dalam penangkapan,” ucap Beni.

Selama kabur dari Rutan, Matrawi diketahui berpindah-pindah. Tapi berkat informasi dari masyarakat, keberadaan Matrawi berhasil diendus. Namun saat dilakukan penggerebekan, pemilik rumah didapati kabur.

“Matrawi saat ini sudah kembali ditahan di Rutan Sumenep. Ia masih harus mengikuti proses hukum atas dugaan tindak pidana KDRT yang dia lakukan. Sidangnya masih belum selesai,” terang Beni.

Sebelumnya, tiga penghuni Rutan Sumenep, kabur pada Senin (04/02/2019) sekitar pukul 04.09 WIB. Ketiganya ialah Matrawi (37), tahanan kasus KDRT, warga Desa Juruan Laok, Batuputih, Hasan Basri (28), kasus narkoba, warga Kecamatan Batang-batang dan Riyanto (16), kasus pencurian, warga Kecamatan Batuputih.

Matrawi merupakan tahanan kabur yang paling akhir ditangkap. Sedangkan dua tahanan kabur lainnya telah berhasil ditangkap tak berselang lama dari saat mereka kabur. (tem/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar