Hukum & Kriminal

Jual Ponsel Via Medsos, Aris Ditangkap Polisi

foto: ilustrasi

Gresik (beritajatim.com)-Tersangka Mohammad Aris Ardiansyah (26) tidak menyangka ponsel yang diperjualbelikan di medsos dari hasil curian berurusan dengan polisi.

Warga asal Jalan Hakim Kayat 7D/65A Gresik itu ditangkap polisi karena mencuri ponsel milik Isnari Eric Setiawan (28) di tempat kostnya hilang dicuri.

Kronologis kasus ini berawal saat korban Isnari Erik Setiawan (28) warga asal Desa Gaji, Kecamatan Kerek, Tuban sedang tidur. Tiba-tiba dibangunkan oleh rekannya. Memberitahu ponsel miliknya yang ada di salon tepatnya di Desa Kedanyang, Kecamatan Kebomas Gresik telah hilang. Pada saat itu, pintu hanya dikunci dengan cara diikat tali sepatu.

Isnari yang curiga, langsung bangun lalu mengecek ponselnya. Mengetahui telah raib. Selanjutnya, melaporkan kasus pencurian ini ke Polsek Kebomas.

Mendapat laporan kasus itu, anggota Satreskrim Polres Gresik langsung melakukan penyelidikan membantu Polsek Kebomas untuk menemukan pelaku. Setelah mengumpulkan bahan keterangan (Pulbaket). Ada informasi, tersangka menjual ponsel hasil curian di medsos.

“Berdasarkan ciri-cirinya ponsel yang dijual itu sama dengan milik korban,” ujar Kanit Reskrim Polres Gresik Ipda Aditya Rizky Nugroho melalui Kasatreskrim AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, Jumat (25/01/2019).

Dari hasil itu lanjut dia, setelah di ketahui foto profil medsos Facebook (FB) di jual beli. Dirinya, bersama anggotanya berusaha mencari dan menyisir tempat-tempat biasa yang di gunakan pelaku nongkrong dan pada akhirnya. Pelaku berhasil diamankan di tempat warung kopi samping rel kereta api Jalan Raya Cerme, Gresik. Selanjutnya, pelaku dan barang bukti di bawah ke Polres Gresik guna penyidikan lebih lanjut.

“Selain mengamankan pelaku kami juga menyita barang bukti dua buah ponsel, dan uang sebesar Rp 400 ribu,” tandasnya.

Sementara pelaku Mohammad Aris Ardianyah mengaku dirinya terpaksa mencuri ponsel guna menutupi kebutuhan sehari-hari.

“Saya terpaksa mencuri karena tidak punya pekerjaan tetap,” pungkasnya.[dny/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar