Hukum & Kriminal

Jual Kosmetik Ilegal dan Berbahaya, Wanita Cantik Ini Dituntut 18 Bulan

Surabaya (beritajatim.com) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur Sri Rahayu menuntut pidana penjara selama 18 bulan pada Jong Lie, terdakwa kasus kosmetik ilegal.

Wanita berparas cantik ini diharuskan membayar denda Rp 50 juta subsider 3 bulan kurungan diyakini terbukti melanggar pasal 197 subsider Pasal 196 UU RI Nomor 36 tahun 2019 tentang Kesehatan.

” Terdakwa terbukti memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan atau alat kesehatan yang tidak memiliki izin edar,” ungkap JPU, Sri Rahayu, Selasa (12/11/2019).

Usai mendengarkan tuntutan JPU, ketua majelis hakim Dwi Purwadi memberikan waktu pekan depan kepada terdakwa untuk mengajukan pembelaan.

“Ya, kamu diberikan waktu satu minggu untuk mengajukan pembelaan,” kata hakim Dwi Purwadi menutup persidangan.

Diketahui, toko Jaya Mandiri Kosmetik di Pusat Grosir Surabaya (PGS) lantai 1 milik Jong Lie digerebek Tipid Indagsi Ditreskrimsus Polda Jatim dan Balai POM Jatim pada 23 Oktober 2019.

Penggerebekan terjadi karena Polda Jatim dan Balai POM mendapatkan pengaduan dari masyarakat tentang adanya peredaran kosmetik ilegal mengandung bahan berbahaya dan tidak memiliki izin edar yang beromzet miliaran rupiah.

Setelah dilakukan penelitian, kosmetik ilegal itu mengandung bahan berbahaya yaitu merkuri dan hydroquinone. Kosmetik ilegal itu diedarkan di hampir seluruh wilayah di Jawa Timur. [uci/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar