Hukum & Kriminal

Jauh-jauh dari Banyuwangi, Wanita Ini Curi Kotak Amal Musala

foto: ilustrasi

Gresik (beritajatim.com) – Eka Apriliawati (24) warga asal Perum Kalirejo Permai C 21 Desa Kalirejo, Kecamatan Kabat, Banyuwangi hanya bisa tertunduk lesu saat diperiksa polisi. Perempuan muda itu tidak berkutik karena terbukti mencuri kotak amal musala Langgar Dhuwur di Desa Sidowungu, Kecamatan Menganti, Gresik.

Selain mencuri kotak amal, Eka Apriliawati juga mencuri uang di warung nasi milik Nurhayati (49) dan uang milik Sukarji (49) penjual mie ayam di desa yang sama.

Terbongkarnya kasus ini berawal saat Reskrim Polsek Menganti, Gresik mendapat informasi dari warga. Curiga ada seorang perempuan (tersangka) yang mondar-mandir musala Langgar Dhuwur. Setelah perempuan tersebut pergi, kotak amal di dalam musala hilang. Selanjutnya, warga melaporkan kejadian ini ke Polsek Menganti.

Bersama warga, polisi melakukan pengecekan di kost pelaku dan setelah diperiksa ditemukan kotak amal milik musala Langgar Dhuwur yang disembunyikan dibawah tumpukan baju pojok kamar kos pelaku. Selanjutnya, pelaku beserta barang bukti dibawa ke Polsek Menganti untuk proses penyelidikan.

Usai dilakukan pelaku mengakui jika sebelumnya telah melakukan perbuatan pencurian di warung nasi milik Nurhayati sebesar Rp 500 ribu, serta mencuri uang Rp 100 ribu milik Sukarji penjual mie ayam.

“Saat kami interogasi pelaku mengaku terpaksa mencuri uang buat kebutuhan sehari-hari,” ujar Kapolsek Menganti AKP Ramadhan Nasution, Kamis (17/01/2019).

Sementara pelaku Eka Apriliawati menuturkan, dirinya terpaksa mencuri kotak amal musala dan uang milik warga karena buat kebutuhan sehari-hari.

“Saya terpaksa mencuri pak polisi karena sudah bingung dan stres,” ungkapnya.

Atas perbuatannya itu, Eka Apriliawati dijerat dengan pasal 362 KHUP dengan ancaman 5 tahun penjara. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar