Hukum & Kriminal

Jalani Wajib Lapor, Vanessa Kembali Bungkam

Surabaya (beritajatim.com) – Vanessa Angel (VA) artis film televisi (FTV) yang sebelumnya mengkonfirmasi ke penyidik Cyber Crime Kriminal Khusus Polda Jatim akan datang pukul 12.00 Wib ternyata baru tiba sekitar pukul 16.40 Wib. Vanessa datang dengan mengenakan baju atasan blazer, tak satupun kata yang terucap dari mulut tersangka kasus prostitusi online ini.

Tak lama Vanessa ada di gedung bagian belakang korps Bhayangkara ini, sekitar 20 menit dia sudah keluar. Kuasa hukum Vanessa, yakni Muhammad Milano, mengaku tidak bisa bicara banyak untuk kasus Vanessa karena kedatangan hari ini hanya sebatas menjalani wajib lapor. Dan penyidikan dalam kasus Vanessa sebagai tersangka belum dilakukan.

“Kita belum bisa ngomong apa-apa terkait pasal yang diterapkan pada Vanes, karena pemeriksaan belum dilakukan. Kita nggak bisa mengomentari sekarang, terlalu cepat kalau kita komentari sekarang. Nunggu pemeriksaan,” ujar Milano, Senin, (28/1/2019).

Sementara Direakrimsus Polda Jatim Akhmad Yusep Gunawan menyatakan bahwa Vanessa datang hanya untuk menjalani wajib lapor yang selama ini dilakukan. “Untuk wajib lapor saja,” ucapnya.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Timur Irjenpol Drs. Luki Hermawan dengan didampingi Dirreskrimsus Polda Jatim, Kabidhumas Polda Jatim dan Kabidpropam Polda Jatim menyatakab VA hari ini belum memenuhi panggilannya namun akan dijadwalkan pemanggilan ulang pada hari Senin mendatang dikarenakan saat ini VA masih dalam keadaan sakit.

Terkait beredarnya foto yang disinyarlir terlibat dalam jaringan prostitusi online yang dikelola oleh salah satu mucikari yang ditahan di Mapolda Jatim, Kapolda membenarkan foto tersebut. “Beberapa foto terkait jaringan prostitusi online telah ditemukan pada ponsel mucikari berinisial S yang sekaligus nantinya Polda Jatim akan mendalami jaringan-jaringan mucikari lain yang telah terintegrasi pada ponsel S ini” tambah Kapolda Jawa Timur waktu itu.

Perlu diketahui, Vanessa Angel (VA) artis film televisi (FTV) resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara prostitusi online yang kasusnya ditangani Subdit V Cyber Crime Kriminal Khusus Polda Jatim.

Kapolda Jatim Irjenpol Luki Hermawan menyatakan Vanessa dijerat dengan pasal 27 ayat 1 UU ITE. Yang mana dalam pasal tersebut disebutkan, “setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan/atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya Informasi Elektronik dan/atau Dokumen Elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan”.

“Penetapan tersangka berdasarkan Ahli baik itu dari ahli pidana, ahli IT dan juga ahli Kementrian Agama yakni MUI,” ujar Kapolda, Rabu (16/1/2019) lalu.

Jadi lanjut Kapolda, VA ini secara langsung mengeksplor dirinya pada mucikari. Ada komunikasi langsung yang dilakukan VA dengan mucikari. “Bahkan ada foto yang dishare ke tersangka yang sudah kita amankan,” ujarnya. Apakah akan melakukan penahanan terhadap VA, kapolda menyatakan hal itu akan dilihat nanti saat VA diperiksa. [uci/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar