Hukum & Kriminal

Jalani Sidang, Pembakar Istri: Saya Khilaf

Surabaya (beritajatim.com) – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fathol Rosyid menggelar sidang perdana Maspuryanto bin Jamani (47), seorang suami di Surabaya yang tega membakar istrinya sendiri. Dalam sidang yang digelar di ruang Tirta 1 Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (5/2/2020), Maspurtanto didakwa dengan Pasal 1 angka 1 UU No. 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Usai pembacaan dakwaan, tim kuasa hukum Maspurtanto menyatakan tidak akan mengajukan keberatan atas dakwaan dengan alasan tidak mau buang-buang waktu. Persidangan akan dilanjutkan sepekan mendatang dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.

“Sidang dilanjutkan minggu depan, tolong Pak Jaksa supaya disiapkan saksi-saksinya. Sidang selesai,” ucap Hizbullah, ketua majelis hakim pada sidang ini, Rabu (5/2/2020).

Seperti diberitakan, Maspurtanto nekat membakar istrinya sendiri. Padahal, mereka baru saja menikah. Tindakan kejam itu dilakukan diduga karena terdakwa tak terima hendak dicerai. Peristiwa itu terjadi di sebuah indekos Jalan Ketintang Baru No 3a, Kelurahan Ketintang, Kecamatan Gayungan, sekitar pukul 08.00 WIB. Akibat aksi kejam itu, Putri Narulita (19) sang istri mengalami luka bakar hingga mencapai 70 persen.

Ditemui usai sidang, terdakwa Maspurtanto mengaku khilaf telah membakar istrinya, Putri Narulita (19). “Saya sangat menyesal mas, saya khilaf,” katanya, saat digelandang petugas kejaksaan menuju ruang tahanan PN Surabaya.

Ditanya apa motif dibalik perbuatan keji tersebut, Maspurtanto kembali menjawab khilaf. “Tidak ada, saya khilaf,” sambungnya.

Disinggung bagaimana kondisi luka bakar istrinya saat ini, Maspurtanto menjawab Alhamdullilah. “Kondisinya Alhamdulillah, sudah membaik, saya mendapatkan kabar itu kemarin,” pungkasnya. [uci/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar