Hukum & Kriminal

Ini Terobosan Polres Mojokerto Atasi Keluhan Sulit Dapat SIM

Mojokerto (beritajatim.com) – Polres Mojokerto tenggah membuat terobosan baru bernama Majapahit Coaching Clinic (Klinik pelatihan) untuk pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM). Ini menyusul banyaknya keluhan masyarakat yang kesulitan mendapatkan SIM

Kasat Lantas Polres Mojokerto, AKP Boby Muhammad Zulfikar membenarkan, jika Majapahit Coaching Clinic muncul setelah banyaknya keluhan dari masyarakat tentang sulitnya ujian dalam mendapatkan SIM. “Saat ini, kami merobak salah satu ruangan,” ungkapnya, Sabtu (12/1/2019).

Salah satu ruangan yang berada di kantor Satlantas dirubah menjadi ruang latihan teori ujian SIM. Saat ini, lanjut Kasat, proses perombakan telah mencapai 80 persen yakni menyusahkan pemasangan banner dan fasilitas lainnya yang perlu dipasang untuk ruangan teori ujian SIM.

“Rencananya kami program ini akan kita melaunching program pada tanggal 20 Januari 2019 nanti. Program ini diperuntukkan kepada masyarakat yang akan membuat SIM, juga yang sudah membuat SIM namun menemui kegagalan. Program ini juga untuk menekan angka kecelakaan,” katanya.

Pasalnya, lanjut Kasat, selama ini banyak keluhan pengendara terkait susahnya ujian SIM dan juga dari banyaknya kendaraan yang terjaring razia sejak tahun 2018 karena tidak memiliki SIM. Menurutnya, masyarakat di wilayah hukum Polres Mojokerto masih banyak yang belum memiliki SIM.

“Saya tidak bisa beradai-andai berapa persen masyarakat Kabupaten Mojokerto yang belum memiliki SIM, yang jelas masih banyak. Nantinya dengan adanya program ini, pengendara dapat berlatih terlebih dahulu sebelum atau sesudah ujian SIM. Mulai pengendara yang beberapa kali gagal uji SIM atau yang baru membuat SIM,” jelasnya.

Kasat menambahkan, bahkan di dalam program Majapahit Coaching Clinic, Polres Mojokerto juga menyiapkan ruangan pelatihan teori ujian SIM. Ruangan tersebut terdapat berbagai fasilitas yakni kursi sofa dilengkapi tombol jawaban serta layar besar untuk memutar video tentang tertib berkendara juga gambaran lainya.

“Kami akan menyiagakan 9 petugas untuk memberi pelatihan. Usai menjawab, petugas akan memberikan jawaban serta pengarahan teori berkendara yang benar kepada pemohon. Sehingga saat ujian SIM sesungguhnya mereka bisa menjawab,” jelasnya.

Tak hanya memberikan fasilitas program pelatihan teori uji SIM, Polres Mojokerto juga memberikan pelatihan uji praktek SIM. Petugas akam memberikan tips and trick agar saat uji praktek SIM bisa lulus. Seperti tips mengerem, kecepatan dan haluan bagi masyarakat yang ingin mendapatkan SIM A.

“Program Majapahit Coaching Clinic ini akan dibuka setiap Senin hingga Sabtu, petugas Satuan Penyelenggara Administrasi SIM Polres Mojokerto akan mulai melayani pelatihan pukul 15.00 WIB dan program pelatihan ini gratis tidak dipungut biaya,” pungkasnya.[tin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar