Hukum & Kriminal

Ini Motif Pelaku Pembunuhan Sopir Go-Car di Jalan Tol Pandaan

Surabaya (beritajatim.com) – Gianto pelaku pembunuhan sopir taksi online yang jenazahnya ditemukan di tol Pandaan Pasuruan ini mengakui perbuatannya. Pada polisi dia mengaku ingin menguasai mobil korban untuk membayar hutang.

” Hasil intograsi terhadap pelaku Gianto mengakui membunuh Rusdi karena ingin menguasai mobil untuk dijual karena mempunyai hutang,” ujar Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan kepada wartawan, Kamis (24/10/2019).

Dari penangkapan pelaku terungkap bagaimana kronologis pembunuhan yang dilakukan pelaku. Kejadian ini berawal pada Senin 21 Oktober 2019, Sekira pukul 11.00 wib.

Pelaku Gianto memesan Gojek mobil (menggunakan aplikasi gojek memakai nama palsu Atas bana DWI ) kepasa korban Rusdianto dengan tujuan Pondok Maritim Surabaya Selatan.

Selanjutnya menuju Graha Family Surabaya, dan berhenti di belakang National Hospital. Kemudian pelaku Gianto membunuh Korban saat di dalam mobil menggunakan tali tampar dengan cara melilitkan tali tersebut ke bagian leher korban.

Selanjutnya mayat korban dipindahkan ke bagian tengah mobil dan berangkat menuju arah malang, Pelaku berniat membuang mayat tersebut di kawasan kebun teh Lawang namun tidak jadi, selanjutnya pelaku menuju arah Surabaya melalui pintu tol Purwodadi, pada KM 72.200.

Sekira pukul 17.10 wib, Pelaku membuang mayat korban dipinggir jalan dekat saluran air, selanjutnya pelaku pergi dan keluar tol Pandaan menuju Masjid Cengho Pandaan utk membuang HP merk XIOMI milik Korban di parkiran belakang selanjutnya Pelaku Gianto kembali pulang ke Surabaya. [uci/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar