Hukum & Kriminal

Ini Klarifikasi NA, Sempat Viral Jadi Korban ‘Penculikan’

NA (tengah) korban 'hoaks' penculikan

Gresik (beritajatim.com) – NA (15) warga Balongpanggang Gresik yang sempat viral menjadi korban penculikan orang bule memberikan klarifikasi yang sebenarnya setelah didatangi petugas Polsek Balongpanggang.

Menurut NA, berita di medsos bahwa dirinya ditarik tangannya ke dalam mobil oleh orang bule tidak benar. Tangannya hanya dipegang saja dan tidak diseret ke dalam mobil. Saat tangannya dipegang, mobil yang ditumpangi orang bule berangkat.

Jadi saat itu, posisi NA tangannya sudah dilepas. Tidak benar juga NA kembali ke rumahnya dengan cara lari-lari sambil ketakutan. Padahal, dirinya jalan santai waktu kembali ke rumah.

“Berita yang menyebar di medsos saya diculik dan sempat viral itu semua tidak benar,” ujar NA, Selasa (18/02/2020).

Terkait dengan kejadian itu, Kapolres Gresik AKBP Kusworo Wibowo turun tangan sambil melakukan road show mengenai hoaks penculikan yang dialami NA. Dihadapan musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika) serta masyarakat di Pendopo Kecamatan Balongpanggang menjelaskan saat diklarifikasi NA mengaku informasi dirinya yang menyebar di medsos tidak benar.

“Sewaktu dilakukan wawancara terhadap NA oleh petugas Polsek Balongpanggang tidak ada istilah tarik-menarik ke dalam mobil,” tutur Kusworo.

Ia menambahkan, mengenai percobaan penculikan yang dialami NA. Itu tidak ada seperti yang viral sebelumnya.

“Dari hasil wawancara petugas dengan NA yang direkam ke dalam video sesuai dengan keterangannya,” imbuhnya.

Seperti diberitakan, nama NA sempat viral di medsos menjadi korban penculikan yang dilakukan oleh orang bule sambil menariknya ke dalam mobil pada 10 Februari 2020 lalu. Atas kejadian itu, petugas langsung melakukan penyelidikan serta investigasi. Hasilnya, berita soal penculikan tersebut yang sempat viral adalah hoaks dan tidak bisa dipertanggungjawabkan. (dny/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar