Hukum & Kriminal

Ini Identitas Pria Lompat dari Jembatan Layang Jenggolo Buduran

Sidoarjo (beritajatim.com) – Pria yang meloncat dari atas jembatan layang Jenggolo Sidoarjo, adalah Harianto (31) warga RT 13 RW 4 Desa Pagerwojo Kec. Buduran.

Pria yang dikejar banyak pengendara motor di Jalan Raya Jenggolo, diduga pelaku pencurian kotak amal di Musholla kawasan Bulu Sidokare Kecamatan Sidoarjo.

Usai mencuri, pelaku melarikan diri sampai dikejar banyak orang yang menaiki motor, sampai akhirnya Harianto melompat dari atas Flyover Jenggolo Buduran karena ketakutan dengan massa.

Pelaku yang mengendarai mobil Honda Brio Nopol N 1439 WO tersebut sebelumnya berusaha mencongkel kotak amal di Musholla Baitul Rokhim Desa Bulu Sidoakare RT 14 RW 2 Kecamatn Sidoarjo.

“Pelaku ini pura-pura salat di musholla. Begitu melihat kondisi sepi dirinya berusaha mencongkel kotak amal,” ungkap Sholeh Ketua RT 14 RW 2 Desa Bulu Sidoakare.

Nah saat itulah lanjut Sholeh, takmir musholla mengetahui aksi pelaku dan berteriak maling. Kontan saja teriakan takmir tersebut didengar warga dan para pengemudi ojol yang mangkal tidak jauh dari lokasi.

“Merekapun beramai-ramai mengejar mobil pelaku hingga sampai beberapa kali sempat menabrak pengguna jalan lain,” ungkap Sholeh.

Mobil pelaku dibiarkan berhenti disisi kiri Flyover Buduran arah Surabaya, kemudian pelakupun lari dan melompat kebawah hingga tertangkap warga di depan SMAN 1 Buduran.

Petugas Polsek Sidoarjo Kota yang juga melakukan pengejaranpun langsung mengamankan pelaku dari amukan massa ke Mapolsek Sidoarjo Kota. “Pelaku saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif,” tegas Kapolsek Sidoarjo Kota Kompol Supiyan.

Baca Juga:

    Saat dikejar, pelaku sempat masuk ke sebuah mall dan menabrak pintu masuk. Anggotanya yang sedang patroli juga ikut mengejar pelaku. Sampai akhirnya, mobil rental yang dipakai pelaku berhenti di atas jembatan layang.

    “Mobil pelaku mogok karena kapas koplingnya habis. Kemudian pelaku melompat dari atas jembatan layang dan ditangkap serta diamankan anggota di lapangan,” ungkap Supiyan dengan menyebut pelaku mengaku sudah tiga kali mencuri kotak amal, di Sugihwaras, Candi dan Bluru Sidokare ini. (isa/ted)

    Apa Reaksi Anda?

    Komentar