Hukum & Kriminal

Ini Hasil Pemeriksaan Kejiwaan Pembunuh Istri dan Anak di Blitar

Kediri (beritajatim.com) — Dokter spesialis kejiwaan Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri dr. Roni Subagyo mengatakan, Nardian diindikasi mengalami gangguan kejiwaan. Tersangka kasus pembunuhan sadis terhadap istri dan anak balitanya asal Blitar ini akan menjalani observasi selama 3-5 hari ke depan.

“Dari amnesa psikologi awal, tersangka menunjukkan indikasi gangguan kejiwaan. Saat kita tanya kronologis kejadian, tersangka mengaku melihat bayangan istrinya tengah berselingkuh dengan pria lain,” kata dr. Roni Subagyo di ruang kerjanya, Senin (18/2/2019).

Nardian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara, Kota Kediri oleh penyidik dari Polres Trenggalek. Pemeriksaan di ruang poli psikiatri tersebut untuk mengetahui kondisi kejiwaan warga Dusun Manggis, Desa Sumber Urip, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar itu.

Untuk memastikan diagnosa yang tepat, tersangka akan dirawat di RS Bhayangkara Kota Kediri. Tersangka akan diperiksa oleh tim dokter dari spesialis syaraf dan dokter psikolog.

Supriyadi (60) mertua tersangka juga turut dimintai keterangan dalam tes kejiwaan terhadap tersangka. Supriyadi mengaku, bahwa sebulan terakhir tersangka kerap terlibat cek cok mulut dengan korban.

Sebelumnya, Nardian diamankan polisi setelah menghabisi nyawa istrinya Sri Dewi dan anaknya Vika Nadira, 7 bulan dengan cara ditusuk menggunakan pisau dapur. Supriyadi, mertua tersangka ikut menjadi korban amuk Nardian. Pipi korban digigit sewaktu berusaha melerai. Perbuatan keji pelaku diduga karena yang bersangkutan depresi. [nng].

Apa Reaksi Anda?

Komentar