Hukum & Kriminal

Ini 18 TKP Sasaran 3 Pelaku Pencurian Diamankan Polres Mojokerto

Kapolres Mojokerto, AKBP Setyo Koes Heriyatno saat realese kasus pencurian. Foto : misti/beritajatim

Mojokerto (beritajatim.com) – Ada sebanyak 18 Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang menjadi sasaran para pelaku pencurian yang diamankan anggota Team Resmob Satreskrim Polres Mojokerto. Sebanyak 18 TKP tersebut terletak di tujuh kabupaten/kota di Jawa Timur.

Dua dari tiga pelaku pencurian ditembak anggota Team Resmob Satreskrim Polres Mojokerto. Ketiganya merupakan pelaku pencurian dengan sasaran gudang dan brangkas penyimpangan barang di sejumlah kota di Jawa Timur.

Ketiga pelaku yakni, Agus Hariyanto (49) warga Desa Pojok, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo tinggal di Desa Katamas, Kecamatan Kudu, Kabupaten Jombang, Muhammad Toheri (44) warga Desa Krampon, Kecamatan Tarjun, Kabupaten Sampang.

Serta Harso (37) warga Desa Kromong, Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang. Yakni Gudang PT Saritani di Kecamatan Mojosari yang menjadi dua kali sasaran para pelaku, gudang PT BES di Kecamatan Kutorejo, Alfamart di Kecamatan Puri. Gudang Indomarco di Jalan Pekukuhan, Kecamatan Mojosari menjadi dua kali sasaran para pelaku.

Gudang Indomarco di Jalan Gedangan, Kecamatan Kutorejo, Gudang Indomarco di Jalan Wonosari, Kecamatan Pacet, Gudang Indomarco di Jalan Jeruk Seger, Kecamatan Gedeg, gudang PT Nusantara Putra Mandiri di Desa Gajah, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

Gudang PT Subur Mitra Sukses di Dusun Tulungagung, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, gudang CV Buanamas di Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro. Gudang di Gresik, Jombang, Kediri Kota, Lamongan, Tuban dan toko kelontong di Desa Paco, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik.

Dari tangan para pelaku diamankan satu unit sepeda motor Honda Vario nopol M 4673 PW warna hitam beserta kunci kontak dan STNK. Satu set linggis yang telah dimodifikasi, dua buah obeng warna merah dan hijau, satu buah tang, satu buah gergaji besi.

Satu buah kikir, satu buah tas ransel warna coklat, satu pasang sarung tangan dan dua buah handphone (HP). Para pelaku dijerat Pasal 363 ayat (1) ke-3 dan 5 KUHP dengan ancaman penjara sembilan tahun.[tin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar