Hukum & Kriminal

Ingin Mabuk, Mbing Jambret Ponsel Wanita di Kenjeran

Pelaku saat dikeler petugas guna mengikuti gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (4/12/2019). (manik priyo prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Mbing alias FEC (20) warga Kenjeran, Surabaya, terpaksa dilumpuhkan petugas lantaran melawan saat ditangkap. Mbing sendiri merupakan otak pelaku penjambretan dengan korban seorang wanita yang naik kendaraan sendiri.

Dijelaskan pelaku, saat itu dirinya bersama rekan-rekannya sedang mabuk bersama. Hanya saja, karena masih kurang dan merasa belum mabuk, mereka pun lantas mencari miras lagi.

“Tapi uangnya habis tuk beli miras akhirnya berpikiran menjambret. Kebetulan melihat seorang wanita sendirian dan bermain ponsel sambil naik motor. Ya saya ambil saja,” jelas pelaku saat gelar perkara di Mapolrestabes Surabaya, Rabu (4/12/2019).

Selama gelar perkara pelaku pun hanya bisa menunduk malu dan menahan sakit di kaki kananya yang ditembak. Saat bicara pelaku mengaku baru sekali melakukan aksi bejat di jalan raya ini.

Sementara menurut petugas, pelaku saat beraksi memang sendirian. Hanya saja, pihaknya masih mendalami adanya dugaan rekan lainnya ikut serta mengawasi, membiarkan atau memperlancar aksi kejahatan pelaku.

“Kami masih dalami apakah ada pelaku lainya atau tidak. Yang pasti saat eksekusi kejahatan pelaku main sendiri,” jelas Kanit Jatanras, Iptu Giadi Nugraha.

Lebih lanjut Iptu Giadi menjelaskan, kini pelaku dan barang bukti kendaraan yang dipakai buat kejahatan sudah diamankan. Pelaku juga diganjar dengan pasal 365 pencurian dangan kekerasan. [man/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar