Hukum & Kriminal

Ibu Cantik Pembuang Bayi Hasil Selingkuhan Divonis 1 Tahun Penjara

Sidoarjo (beritajatim.com) – Ana (27) Warga Perum Pondok Mutiara Dusun Banjarpoh, Desa Banjarbendo Kecamatan Sidoarjo terdakwa pembuang bayinya sendiri dijatuhi hukuman pidana kurungan 1 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Sidoarjo.

Ketua Majelis Hakim, Partahi Tulus Hutapea menyatakan, bahwa perbuatan terdakwa, terbukti melanggar pasal 77 B UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas UU RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Menurutnya, vonis yang dijatuhkan kepada ibu kandung pembuang bayi di Perum Pondok Mutiara Blok Q-4, RT 20, RW 09, Desa Banjarbendo, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo, pada tanggal 12 September 2018 lalu itu sudah sesuai dengan sejumlah fakta persidangan dan pertimbangan.

“Kami mempertimbangkan yang memberatkan dan meringankan atas perbuatan terdakwa,” kata Ketua Majlis Hakim.

Untuk yang memberatkan bahwa perbuatan terdakwa tidak punya perasaan rasa kasihan kepada anak kandungnya yang seharusnya dirawat dengan baik bukan malah dibuang.

“Sementara yang meringankan karena terdakwa mengakui semua perbuatannya dan menyesal,” ungkap dia.

Putusan hakim itu sepakat dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari, yang menuntut 1 tahun kurungan penjara.

Menurut JPU, Haris Nurahayu atas putusan itu pihaknya tidak melakukan upaya banding. “Kami tidak melakukan upaya banding karena sudah sesuai dengan tuntutan,” jawab Haris Rabu (16/1/2019).

Sementara terdakwa juga tidak melakukan upaya banding atas putusan itu. “Saya juga menerima,” ucapnya sambil memelas.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, terdakwa Ana tega membuang bayinya dengan berat 2,6 Kg di Perum Pondok Mutiara Blok Q-4, RT 20, RW 09, Desa Banjarbendo, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo pada 12 September 2018 lalu.

Ana takut kepada suami sahnya lantaran bayi tersebut hasil hubungan gelap dengan selingkuhannya. Bayi yang ditaruh dalam tas kertas berwarna merah ditemukan Qomariyah seorang pemulung dan kemudian dilaporkan ke Satpam perumahan hingga dilanjutkan laporan ke kepolisian.

Tidak lebih dari 24 jam, Ana berhasil ditangkap oleh aparat kepolisian. (isa/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar