Hukum & Kriminal

I Nyoman Sudana Ditunjuk Sebagai Plt Inspektorat Bojonegoro

Bojonegoro (beritajatim.com) – Kepala Bappeda Kabupaten Bojonegoro, I Nyoman Sudana ditunjuk sebagai pelaksana tugas (Plt) Inspektorat Bojonegoro. Hal itu menyusul kepala Inspektorat Bojonegoro sebelumnya, Syamsul Hadi ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus korupsi.

Kasubag Humas dan Protokoler Pemkab Bojonegoro, Heru Sugiharto mengatakan, penetapan I Nyoman Sudana menjadi Plt Inspektorat tersebut agar fungsi kedinasan tetap berjalan. Sebab, kepala sebelumnya menjadi tersangka dan ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bojonegoro. “Pelaksana tugas sudah ditetapkan seminggu yang lalu, sehingga fungsi kedinasannya tetap berjalan sesuai program kerja,” ujar Heru Sugiharto, Jumat (3/5/2019).

Sekadar diketahui, I Nyoman Sudana sendiri sebelumnya juga sudah pernah menjabat sebagai Kepala Inspektorat. Saat itu Pejabat Eselon II itu menjabat pada tahun 2010-2013.

Sementara, Kasi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Bojonegoro, Achmad Fauzan mengatakan, berkas perkara Syamsul Hadi akan segera diselesaikan guna proses hukum lebih lanjut. Saat ini, Jaksa Penuntut Umum (JPU) masih menyusun surat dakwaan agar segera disidangkan.

Syamsul diduga telah melakukan tindak pidana korupsi anggaran biaya audit internal Inspektorat Bojonegoro selama 2015 – 2017. Kerugian negara akibat kasus korupsi tersebut diduga hingga Rp1,7 miliar. Sebab, selain Syamsul Hadi, 49 staf Inspektorat juga menerima. “Uang pengembalian dari staf Inspektorat total ada Rp 1,1 miliar,” ungkapnya.

Sementara, hasil korupsi yang dinikmati oleh tersangka sendiri sekitar Rp 528 juta. Dengan rincian, pada tahun 2015 tersangka menikmati uang honor audit internal sebesar Rp 103 juta, pada tahun 2016 sebanyak Rp 117 juta dan pada tahun 2017 sebanyak Rp 247 juta. [lus/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar