Hukum & Kriminal

Hendak Transaksi Sabu di SMP Sumenep, Warga Mojokerto Dibekuk Polisi

Sumenep (beritajatim.com) – M. Ainul Yaqin (20), warga Desa Sukoanyar, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, dibekuk aparat Satreskoba Polres Sumenep karena kedapatan membawa narkotika jenis sabu.

“Tersangka ditangkap di halaman SMPN 1 Rubaru, Desa Banasare, Kecamatan Rubaru, Kabupaten Sumenep saat akan melakukan transaksi sabu,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, Minggu (15/12/2019).

Penangkapan terhadap tersangka yang sehari-harinya tinggal di Desa Pakong, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan ini berawal dari informasi masyarakat. Diduga akan ada transaksi sabu di wilayah Kecamatan Rubaru. Karena itu, petugas pun melakukan penyelidikan.

Petugas kemudian mendapat informasi bahwa tersangka akan bertransaksi sabu di SMPN 1 Rubaru. Petugas pun memantau tempat tersebut dan mendapati seseorang yang mencurigakan. Petugas langsung melakukan penggeledahan dan menemukan barang bukti berupa: sebuah bungkus rokok kosong yang di dalamnya terdapat satu poket/kantong plastik klip kecil yang berisi sabu.

“Sabu itu dibungkus lagi dengan sobekan plastik dan sobekan kertas aluminium foil rokok. Tersangka sempat membuang sabu itu dengan tangan kiri. Namun ketahuan petugas. Setelah ditunjukkan, tersangka mengakui bahwa sabu itu miliknya,” ungkap Widiarti.

Tersangka berikut barang bukti diamankan ke kantor Satresnarkoba Polres Sumenep guna penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

“BB yang berhasil disita dari tangan tersangka berupa satu poket/kantong plastik klip kecil sabu berat kotor 0,40 gram,” ujarnya.

Selain itu, polisi juga menyita sobekan plastik warna bening dan sobekan kertas aluminium foil rokok warna emas sebagai bungkus sabu, satu bungkus rokok kosong merk Gudang Garam sebagai tempat menyimpan sabu, dan satu HP merk Samsung warna putih bersilikon.

“Tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) UU RI no. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” terang Widiarti. [tem/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar