Hukum & Kriminal

Hasil Labfor Korban Mutilasi di Malang Meninggal Karena Paru-paru

Malang (beritajatim.com) – Hasil pemeriksaan tim Labfor Polda Jatim terhadap mayat seorang wanita korban mutilasi di Malang dinyatakan meninggal dunia karena memiliki riwayat penyakit paru-paru.

Kapolres Malang Kota, AKBP Asfuri mengatakan memang kesimpulan awal berdasarkan penyidikan tim Labfor Polda Jatim sakit karena paru-paru. Namun, pihaknya masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengungkap kematian korban. “Hasil Labfor dugaan sementara korban memiliki penyakit paru-paru akut. Diduga penyebabnya dari itu,” ujar Asfuri, Jumat, (17/5/2019).

Asfuri mengungkapkan, meski kesimpulan awal korban meninggal dunia karena riwayat penyakit. Dia menegaskan itu bukan kesimpulan akhir. Sebab, saat ini tim forensik juga masih melakukan autopsi terhadap jasad korban mutilasi. “Ini masih dugaan awal. Karena dari Labfor hasilnya belum final dari autopsi hasilnya juga belum keluar,” paparnya.

Selain itu, berdasarkan pengakuan Sugeng, dia melakukan mutilasi memotong tubuh korban menjadi enam bagian dengan menggunakan gunting seng. Jika Sugeng terbukti hanya melakukan mutilasi namun tidak melakukan pembunuhan dia dijerat dengan pasal 181 KUHP. “Korban meninggal dunia duluan di mutilasi pakai gunting seng Kalau seperti itu kita jerat pasal 181 KUHP itu,” tandasnya. (luc/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar