Hukum & Kriminal

Gunakan Foto TNI, Warga Gresik Tipu dan Tiduri 10 Perempuan

Mojokerto (beritajatim.com) – Eko Tugas Saputro (33) warga Desa Sambiroto, Kecamatan Balongpanggang, Kabupaten Gresik diamankan Polres Mojokerto. Pelaku melakukan penipuan dan penyekapan terhadap puluhan perempuan.

Kasat Reskrim Polres Mojokerto, AKP Muhammad Sholihin Fery┬ámengatakan, pelaku diamankan di Jalan Raya Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto pada, Minggu (22/6/2019). “Pelaku melakukan penipuan dan penggelapan,” ungkapnya, Jumat (28/6/2019).

Modus yang dilakukan pelaku yakni dengan cara memasang foto anggota TNI Marinir yang didownload dan dipasang sebagai foto profil di akun media Facebook (FB). Pelaku melakukan perkenalan dengan korban perempuan dan mengajak bertemu.

“Rata-rata korban merupakan perempuan yang sudah mempunyai suami. Setelah terjalin komunikasi kemudian korban dijemput menggunakan mobil Avanza nopol W 1356 BL untuk diajak jalan-jalan. Pelaku sendiri mengaku belum menikah,” katanya.

Korban mau menuruti pelaku lantaran dijanjikan akan dinikahi sehingga mau diajak masuk ke kamar hotel untuk berhubungan badan. Jika korban memakai perhiasan maka pelaku meminta agar melepas dengan alasan mengandung aura negatif.

“Setelah korban melepas perhiasan dan memasukan ke dalam tas, korban diajak jalan-jalan. Pelaku berhenti di sebuah minimarket dan meminta agar korban membeli minum, namun saat korban masuk ke minimarket ditinggal pelaku kabur,” jelasnya.

Kasat menambahkan, korban penipuan dan pengelapan pelaku lebih dari 10 orang. Para korban dari Lamongan, Jombang, Mojokerto. Pelaku dijerat Pasal 378 KUHP dan Pasal 372 KUHP Jo Pasal 64 KUHP dan ancaman empat tahun penjara.

Sementara itu, pelaku mengaku jika foto diambil dari Google. “Langsung kenalan dan diajak bertemu, saya bawa mobil tapi tidak pernah pakai atribut TNI. Saya tidak tahu, mungkin karena foto di FB. Kurang lebih ada 10 orang, usia rata-rata 30 tahun,” tegas pria beristri ini.

Sebagai seorang security dengan gaji sebesar Rp 1,5 juta sehingga melakukan penipuan dan penggelapan untuk mendapatkan keuntungan. Hasil dari penjualan barang milik korban digunakan untuk kebutuhan sehari-hari. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar