Hukum & Kriminal

Gilir Siswi SMA, 2 Pemuda Ini Dituntut 8 Tahun

Terdakwa pemerkosa siswa SMA Ruli Mustofa dan Nur Kholis Joko Fatwanto saat menjalani sidang tuntutan di PN Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Dua pemuda yakni Ruli Mustofa dan Nur Kholis Joko Fatwanto dituntut delapan tahun oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Suwarti dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya.

Oleh Jaksa, keduanya dianggap terbukti menggilir seorang pelajar SMA Pasal 81 ayat 1 UU Nomor 17 Tahun 2016 atas perubahan kedua UU Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

” Pelaku satunya masih dibawah umur, inisial MSP sudah lebih dulu divonis satu setengah tahun penjara. Berkas perkaranya memang dipisah karena anak anak,”terang JPU Suwarti usai membacakan surat tuntutan untuk terdakwa Ruli Mustofa dan Nur Kholis Joko Fatwanto di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Rabu (9/10/2019).

Selain hukuman badan delapan tahun, kedua terdakwa juga didenda Rp 10 juta dengan subsider dua bulan kurungan.

Diungkapkan Suwarti, Kasus ini bermula saat korban N (17) berkenalan dengan terdakwa MSP melalui media sosial. Selanjutnya keduanya melakukan komunikasi melalui WhatsApp dan bertemu di sebuah rumah kos milik MSP.

Setelah bertemu, terdakwa MSP menghubungi terdakwa Ruli dan Nur Kholis dan melakukan pesta miras.

“Kemudian mereka menyetubuhi korban secara bergilir,”ungkap Suwarti.

Untuk diketahui, Persidangan kasus pemerkosaan ini disidangkan secara tertutup oleh ketua majelis hakim Yohanis Hehamoni diruang sidang garuda 2, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya.

Atas tuntutan jaksa tersebut, terdakwa Ruli Mustofa dan Nur Kholis Joko Fatwanto melalui tim penasehat hukumnya akan mengajukan pembelaan. [uci/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar