Hukum & Kriminal

Geledah Kantor DPRD Tulungagung, KPK Sita Sejumlah Dokumen

KPK Menggeledah Ruang Ketua DPRD dan Sekwan Tulungagung.

Jakarta (beritajatim.com) – KPK kembali melakukan penggeledahan dalam penyidikan kasus suap terkait pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan APBD-P Kabupaten Tulungagung. Kali ini KPK menggeledah kantor DPRD Tulungagung.

“Hari ini (17/02/2020), Tim Penyidik KPK melaksanakan kegiatan penggeledahan di kantor kantor DPRD Tulungagung,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Senin (17/2/2020).

Dia menyebut, penggeledahan guna mengumpulkan alat bukti dan menyelesaikan proses penyidikan perkara Supriyono yang merupakan mantan Ketua DPRD Tulungagung. Ali menambahkan, pihaknya menyita sejumlah dokumen dalam penggeledahan tersebut. “Hingga pukul 18:00 tadi penggeledahan masih berlangsung,” ujar Ali.

Sebelumnya, KPK juga pernah setidaknya menggeledah lima lokasi di Jawa Timur terkait pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan/atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018. Penggeledahan dilakukan di Kantor Badan Pembangunan Daerah Propinsi Jawa Timur dan empat rumah pejabat dan mantan pejabat di lingkungan pemprov Jawa Timur dan juga anggota DPR RI.

Empat lokasi yang digeledah pada Kamis (11/7/2019), yakni Rumah Budi Juniarto (Mantan Kabid Prasarana Wilayah Bappeda Provinsi Jatim), Rumah Toni Indrayanto (Kabid Prasarana Wilayah Bappeda Provinsi Jatim), Rumah Budi Setiawan (Mantan Kepala Bappeda Provinsi Jatim), dan Rumah Ahmad Riski Sadig (Anggota DPR RI dari PAN).
Dari 4 lokasi ini kami sita dokumen terkait penganggaran dan barang bukti elektronik berupa telpon genggam. [hen/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar