Hukum & Kriminal

FKUB Kota Kediri Apresiasi TNI – Polri dalam Pengamanan Aksi 22 Mei

Kediri (beritajatim.com) — Ketua Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kota Kediri Drs.  H. Moch. Salim MPd menyuarakan apresiasi terhadap pihak TNI/Polri yang sigap dan sudah sesuai presedur serta SOP dalam mengamankan aksi massa, 22 Mei di Jakarta.

Moch Salim selaku pimpinan FKUB Kota Kediri sangat menyayangkan, pesta demokrasi yang sudah berjalan dengan kondusif ini telah dicederai oleh sekelompok pihak perusuh pada saat aksi 21-22 Mei kemarin. Bahkan, kericuhan itu dinilai membuat sistem dan tatanan demokrasi menjadi kurang harmonis dan cenderung berakhir dengan tindakan anarkis yang dilakukan oleh sekelompok oknum perusuh tersebut.

Gerakan aksi pada 21-22 Mei kemarin bukanlah riil kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum. Akan tetapi lebih tepatnya adalah gerakan yang mengganggu keamanan dan biang kerok terjadinya kerusuhan melalui provokator yang sudah by design,” ungkapnya.

Drs.  H. Moch. Salim MPd menjelaskan, padahal sudah jelas bahwa Negara kita ini adalah Negara hukum demikian bunyi pasal 1 ayat (3) UUD 1945 dan dalam berdemokrasi pun tetap di lindungi Undang-Undang.
Menurutnya, jika memang ada pihak yang merasa di rugikan dalam kontestasi Pemilu 2019 ini, maka sangat dipersilahkan untuk melakukan upaya hukum yang lebih tinggi. Karena, lanjut dia, itu adalah hak setiap Warga Negara Indonesia.

Akan tetapi, pihak aparat keamanan dalam hal ini Polri dan TNI bersama masyarakat langsung sigap menangani oknum perusuh  atau pembuat keonaran yang memperkeruh pesta demokrasi tersebut sesuai dengan aturan undang-undang yang berlaku. Sehingga, prosesi pemilu 2019 ini dapat berjalan dengan tertib dan kembali kondusif.

“Saya secarap pribadi dankeluarga besar FKUB Kota Kediri  mendukung polri dalam menindak tegas para perusuh dan mengusut aktor intelektualnya,” desak Drs.  H. Moch. Salim MPd.

“Tentu ucapan terimakasih dan apresiasi kita kepada aparat keamanan Polri dan TNI yang telah menjaga berjalanya pesta demokrasi ini dengan kondusif dan baik adalah suatu keharusan, serta mendoakan semoga aparat keamanan yang menjadi korban para perusuh cepat pulih dan dapat kembali bertugas menjaga NKRI,” pungkasnya. [nng/ted].

Apa Reaksi Anda?

Komentar