Hukum & Kriminal

Dugaan Korupsi Rehab Pasar di Jember, Jaksa Periksa 10 Orang

Jember (beritajatim.com) – Aparat Kejaksaan Negeri Jember, Jawa Timur, sudah memeriksa sejumlah orang terkait dugaan korupsi pembangunan rehabilitasi pasar, terutama Pasar Manggisan.

Hal ini dikemukakan Kepala Kejaksaan Negeri Jember Ponco Hartanto, Kamis (20/6/2019). “Sekitar sepuluh orang sudah kami periksa. Rekanan belum. Rekanan nanti,” katanya.

Jaksa hari ini bergerak menyita dokumen-dokumen dari Kantor Unit Layanan Pengadaan (ULP) dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan setempat. “Setelah dokumen kami dapat, kami pelajari, kami telaah semua yang ada kaitannya. Selanjutnya dari dokumen-dokumen itu akan (membuat) terang penyidikan. Kemudian kami lakukan juga pemanggilan saksi-saksi. Setelah cukup bukti, kami tetapkan siapa tersangkanya,” kata Ponco.

Jaksa bergerak berdasarkan laporan masyarakat dan informasi di lapangan yang diselidiki Seksi Intelijen. Hasilnya, jaksa menemukan adanya persoalan dalam pembangunan rehab sejumlah pasar di Jember.

“Permasalahan yang paling menonjol: sampai 31 Desember 2018 banyak (rehab pasar) yang belum selesai, dan belum bisa dimanfaatkan. Maka itu kami lakukan penyelidikan. Kurang lebih ada 12 pasar. Seharusnya pada 31 Desember 2018 selesai. Kontraknya kan flat. Boleh memperpanjang (kontrak), tapi ada syaratnya juga. Tidak serta-merta (proyek) tidak selesai, lalu dikerjakan di tahun berikutnya. Semua harus sesuai aturan yang ditetapkan Menteri Keuangan,” kata Ponco. [wir/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar