Hukum & Kriminal

Dua Pengedar Sabu Asal Gedangan Diringkus

Sidoarjo (beritajatim.com) – Satresnarkoba Polresta Sidoarjo meringkus Ahmad Kusdiantoro alias Rokim (24) warga Dusun Sruni Baru, Desa Sruni, Kecamatan Gedangan dan Ollifian Kusuma (19) alias Piyun warga Jalan Muria Gedangan. Keduanya terjerat kasus sabu-sabu (SS).

Rokim dan Piyun kedapatan transaksi dan membawa sabu saat digeledah petugas. Keduanya diamankan saat minum kopi di sebuah warung. Rokim dan Piyun dihubungi oleh seseorang yang bernama Hermansyah (DPO) untuk membeli narkoba jenis sabu dengan harga Rp 400 ribu.

Rokim kemudian menghubungi Yusril (DPO) untuk memesan dan selanjutnya sabu tersebut diantar oleh kedua tersangka ke pom bensin Gedangan dan menunggu di sebuah gang sepi. Saat menunggu itulah keduanya disergap polisi.

“Kedua tersangka ditangkap saat mengantarkan sabu-sabu ke pemesannya. Keduanya sudah menjadi target dan sudah diintai anggota saat bertransaksi,” kata Kasatreskoba Polresta Sidoarjo AKP Indra Nadjib Minggu (28/7/2019).

Tersangka Piyun

Dijelaskan Indra, kedua tersangka ini ditangkap berdasarkan informasi yang diterima soal sepak terjangnya dalam maraknya penyalahgunaan narkoba di kawasan Gedangan. “Kita tindaklanjuti informasi tersebut dengan menerjunkan anggota untuk melakukan penyelidikan dan pengintaian. Saat transaksi, keduanya kami ringkus,” tegasnya.

Dari penyelidikan polisi berhasil meringkus kedua tersangka dengan barang bukti sabu-sabu seberat 0,44 gram. Sabu itu dimasukkan dalam kemasan rokok yang diletakkan di dashboard motor saat menunggu pembelinya. “Keduanya kini menjalani pemeriksaan untuk pengembangan. Kita akan buru nama-nama yang terlibat dari kasus ini,” pungkasnya. [isa/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar