Hukum & Kriminal

Dititipi Sapi dan Kambing, Malah Dijual, Warga Mojokerto Diamankan

Pelaku Penipuan dan atau Penggelapan yang diamankan Satreskrim Polres Kota Mojokerto. Foto : istimewa

Mojokerto (beritajatim.com) – Sudirno (69) warga Dusun Pasinan Kulon RT 02 RW 05, Desa Kupang, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto diamankan anggota Satreskrim Polres Kota Mojokerto. Pelaku diamankan setelah menjual sapi dan kambing yang dititipkan untuk dibesarkan.

Pada tanggal 12 Maret 2018, pelaku mengambil satu ekor sapi di rumah korban Nanik Zakiyah (39) warga Desa Pagerluyung, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Pada tanggal 13 Maret 2018, pelaku kembali mengambil empat ekor kambing di rumah dinas korban di Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto.

Antara pelaku dan korban ada perjanjian agar sapi dan kambing tersebut dipelihara untuk digemukan oleh pelaku. Nantinya jika dijual, maka uang hasil dari keuntungan penjualan tersebut akan dibagi dua antara korban dan pelaku.

Namun pada tanggal 17 Mei 2019 lalu, korban ke rumah pelaku untuk menanyakan sapi dan kambing miliknya yang pernah dititipkanya. Ini lantaran, korban hendak menjual namun sapi dan kambing milik korban sudah tidak ada di rumah pelaku.

Kasat Reskrim Polres Kota Mojokerto, AKP Ade Warokka mengatakan, pelaku mengakui telah menjual sapi dan kambing milik korban kepada orang lain tanpa ijin dari korban. “Sapi dan kambing milik korban dijual seharga Rp25 juta,” ungkapnya, Selasa (10/9/2019).

Untuk mempertanggungjawabman perbuatannya, pelaku ditahandi Rutan Polres Kota Mojokerto guna proses penyidikan lebih lanjut. Kasat menambahkan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut terakhir dimana pelaku menjual hewan ternak milik korban.

“Barang bukti yang diamankan satu lembar surat peryataan tanggal 17 Mei 2019 yang ditandatangani¬†pelaku dan satu lembar surat perjanjian antara korban dan pelaku yang ditandatangani pada tanggal 12 Maret 2018. Pelaku dijerat Pasal 378 dan atau 372 KUHP,” tegasnya. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar