Hukum & Kriminal

Dipicu Sengketa Lahan, 2 Warga Lumajang Jadi Korban Pembacokan

Dulhari korban pembacokan tetanganya lantaran sengketa lahan.

Lumajang (beritajatim.com) – Peristiwa berdarah kembali terjadi di Lumajang. Kali ini pemicunya diduga soal sengketa lahan antar-keluarga yang masih punya hubungan darah. Dulhari (62) dan Niman (42), warga Desa Sruni, Kecamatan Klakah, diserang tetangganya, Amir (22), bersama kerabatnya yang masih buron.

Informasi dihimpun di Mapolres Lumajang, Selasa (13/8/2019), dua korban itu didatangi oleh Amir bersama kerabatnya. Kemudian mereka terlibat cekcok hingga berujung pembacokan. Beruntung aksi kekerasan menggunakan senjata tajam diketahui warga, Para pelaku kemudian kabur.

Dua korban dilarikan ke RSUD Dr. Haryoto. Keduanya mengalami luka bacok di sekujur tubuh. “Almadulillah, pelaku sempat kabur bisa diamankan oleh Tim Cobra,” kata Kapolres Lumajang AKBP Arsal Sahban di Mapolres.

Masih kata dia, aksi kekerasan itu bermotif sengketa lahan, yakni antara keluarga pelaku dan korban. Sehingga mereka tak bisa mengontrol emosi dan terjadilah pembacokan. “Saat ini masih didalami oleh penyidik Satreskrim,” paparnya.

Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Hasran menyatakan, salah satu pelaku inisial KN masih kabur. Diduga dialah jadi pemicu pembacokan terhadap 2 korban. “Saya minta segera menyerahkan diri sebelum dipatok cobra,” paparnya. [har/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar