Hukum & Kriminal

Digugat, PT Andalan Finance Indonesia Tawarkan Perdamaian

Surabaya (beritajatim.com) – Gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) yang dimohonkan Achmad Basid melalui kuasa hukumnya kembali dilanjutkan dengan agenda Peninjauan Setempat (PS).

Sebagaimana dimohonkan tim kuasa hukum Achmad Basid selaku penggugat pada persidangan minggu lalu, tiga hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, akhirnya mendatangi kantor PT. Andalan Finance Indonesia yang beralamat di Ruko Central Business Park No.9 Jalan Ir. H. Soekarno, Surabaya, Rabu (23/10/2019).

Acara PS itu sendiri dipimpin hakim Hasbullah selaku ketua majelis, diikuti hakim Yulisar dan hakim Pesta Partogi Sitorus selaku hakim anggota, Panitera Pengganti (PP), Achmad Basid selaku penggugat didampingi Patni Ladirto Palonda, SH selaku kuasa hukum penggugat.

Begitu tiba di kantor PT. Andalan Finance Indonesia kantor Surabaya, majelis hakim, PP, penggugat dan kuasa hukum penggugat ditemui kepala kantor PT. Andalan Finance Indonesia yang berlokasi di Ruko Central Business Park No.9 Surabaya dan legal officer PT. Andalan Finance Indonesia.

Setelah menyampaikan maksud dan tujuan PS ini, majelis hakim kemudian meminta kepada pihak finance untuk menunjukkan mobil Mitsubishi Colt L300 Pickup STD 2.5 M/T E2 milik penggugat.

Permintaan majelis hakim dan penasehat hukum penggugat ini ternyata tidak bisa dikabulkan pihak PT. Andalan Finance Indonesia selaku tergugat. Mobil dengan nopol L 9452 VF tersebut ternyata tidak ada di kantor tergugat. Saat ditanya alasannya mengapa mobil milik penggugat itu tidak ada, pihak tergugat tidak dapat menjelaskannya secara terbuka.

Kepala kantor, legal officer PT. Andalan Finance Indonesia kemudian mengajak majelis hakim, PP, penggugat dan kuasa hukumnya untuk naik ke lantai dua. Kemudian, majelis hakim, PP, penggugat dan kuasa hukum penggugat melakukan pertemuan tertutup di salah satu ruangan di lantai dua itu.

Menanggapi sidang PS dan pertemuan dengan majelis hakim, PP, penggugat dan kuasa hukumnya, Hery selaku legal officer PT Andalan Finance Indonesia mengatakan bahwa pihak leasing mengajak penggugat dan kuasa hukumnya untuk membicarakan masalah ini lebih lanjut dengan menempuh jalur perdamaian.

“Saat ini, kami sedang mempersiapkan perdamaian dengan penggugat dan kuasa hukumnya,” ujar Hery, Rabu (23/10/2019), usai dilaksanakannya sidang PS.

Namun sayangnya, Hery tidak bisa menjelaskan lebih detail, bentuk perdamaian bagaimana yang ditawarkan PT. Andalan Finance Indonesia kepada Achmad Basid selaku penggugat dan kuasa hukumnya.

Disinggung tentang unit milik penggugat yang raib dan sudah tidak ditemukan lagi di kantor PT. Andalan Finance Indonesia, Hery tidak menampiknya. Bahkan menurut Hery, pihak PT. Andalan Finance Indonesia sedang mempersiapkan laporan ke kepolisian. [uci/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar