Hukum & Kriminal

Diduga Dianiaya, Pengusaha Asal Pamekasan Meninggal Bersimbah Darah

Pamekasan (beritajatim.com) – Seorang pengusaha di Pamekasan, AH (inisial, 51) ditemukan meninggal dunia akibat dugaan korban penganiayaan sekitar pukul 22:30 WIB di rumah kosong miliknya di Jl Pintu Gerbang, Klompang, Bugih, Senin (1/7/2019) malam.

Peristiwa tersebut pertama kali ditemukan oleh Havid (19), yang merupakan anak kandung dari korban yang sudah mencarinya sejak siang hari. Hingga akhirnya ditemukan bergelatak bersimbah darah, dan akhirnya segera dilaporkan ke Polres Pamekasan.

“Setelah dilakukan penyidikan, diketahui identitas korban atas nama Amir Hud Al-Katiri warga Jl Payaman, Kelurahan Parteker, Pamekasan. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” kata Kasat Reskrim Polres Pamekasan, AKB Hari Siswo Suwarno, melalui Kasubag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah, Selasa (2/7/2019).

Akibat peristiwa tersebut, pihaknya melakukan berbagai upaya seperti Olah TKP, mengamankan barang bukti, melakukan permintaan visum et repertum hingga mengintrogasi saksi. “Saksi yang kami introgasi di antaranya dua anak korban, serta dua saksi lainnya,” ungkapnya.

“Sementara barang bukti yang kita amankan dari TKP, di antaranya sepasang sepatu korban berlumuran darah, sebuah kacamata hitam, celana kain yang ada darahnya, serta topi warna orange yang juga ada bercak darah,” jelasnya.

Hanya saja pihaknya belum menjelaskan secara detail seputar motif dari kejadian tersebut, sebab saat ini tengah dilakukan proses penyelidikan. “Untuk sementara kami belum bisa memastikan, kami kami masih melakukan pemeriksaan sesuai prosedur,” pungkasnya. [pin/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar