Hukum & Kriminal

Cabuli Banyak Siswa, Guru IS Diminta Tak Ulangi Perbuatannya

Foto ilustrasi.

Malang (beritajatim.com) – Komite sekolah di salah satu SDN di Kecamatan Klojen, Kota Malang, Nanang Dwi Priono membenarkan ada banyak laporan masuk terkait dugaan pencabulan oleh guru olahraga berinisal IS kepada para siswa.

Nanang menyebut, peristiwa ini pertama kali diketahui sekolah dari informasi wali murid pada, 25 Januari 2019. Korban pencabulan mulai dari siswa kelas 3 hingga kelas 5.

“Jumlahnya korban banyak, pastinya saya tidak tahu. Pertama kali diketahui 25 Januari lalu,” kata Nanang, Senin (11/2/2019).

Nanang menyebut, IS adalah guru baru di sekolah ini. Dia baru mengajar satu semester atau 6 bulan di sekolah ini. IS sendiri sudah dipanggil oleh kepala sekolah dan dimintai keterangan. IS juga diminta untuk membuat surat pernyataan agar tak mengulangi perbuatannya.

“Guru IS itu juga sudah dimintai keterangan dan membuat surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya. Dia guru baru disini,” papar Nanang.

Nanang mengungkapkan puluhan wali murid yang putrinya menjadi korban telah dipanggil dan dikumpulkan oleh pihak sekolah. Ia menyebut pihak sekolah tak pernah melarang wali murid untuk melapor ke polisi.

“Kami tidak pernah melarang hanya mengimbau. Karena yang kita pikirkan bukan nama sekolah tapi psikologi anak-anak. Rencananya, wali murid bakal dikumpulkan lagi,” tandasnya. [luc/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar