Hukum & Kriminal

Bupati Mojokerto Nonaktif Divonis 8 Tahun Penjara

Surabaya (beritajatim.com) – Majelis hakim Pengadilan Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) Surabaya menjatuhkan pidana penjara selama delapan tahun kepada Bupati Mojokerto nonaktif, Mustofa Kamal Pasa (MKP), Senin (21/1/2019).

Selain hukuman badan, MKP juga dihukum membayar denda Rp 500 juta atau subsider selama empat bulan kurungan. “Menjatuhkan pidana penjara selama delapan tahun,” ujar hakim I Wayan Sosiawan dalam putusannya.

Selain itu majelis hakim juga mewajibkan terdakwa MKP membayar uang pengganti sebesar Rp 2,75 miliar subsider satu tahun. Selain itu, hakim juga mencabut hak politik MKP selama lima tahun.

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK, Joko Hermawan menuntut MKP hukuman pidana penjara selama 12 tahun. Tak hanya itu, Joko juga menuntut pencabutan hak politik MKP.

Joko menambahkan, selain tuntutan pidana penjara, MKP juga dikenakan denda senilai Rp 750 juta subsider enam bulan penjara. JPU juga mewajibkan MKP membayar uang pengganti senilai Rp 2,75 miliar subsider tiga tahun.

Joko menegaskan, tuntutannya itu berdasarkan sejumlah pertimbangan, mulai dari terdakwa tidak mendukung program pemerintah yang tengah memerangi tindakan korupsi di lembaga pemerintahan sampai tidak pernah mengakui perbuatannya. Ketika sidang, bantahan MKP terhadap sepuluh rekaman yang diputar selama persidangan ternyata juga diabaikan. [uci/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar