Hukum & Kriminal

Bidan yang Diduga Selingkuh Itu Berlari saat Masuk Mapolresta Mojokerto

Bidan MAS saat di Unit PPA Satreskrim Polresta Mojokerto. [Foto: misti/beritajatim]

Mojokerto (beritajatim.com) – Tersangka dugaan perzinahan, dokter-bidan, ARP dan MAD di Mojokerto diperiksa anggota Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Mojokerto. Pemeriksaan keduanya, pasca penetapan tersangka pada Jumat (11/10/2019) pekan lalu.

Bidan MY datang sekira pukul 12.15 WIB datang seorang diri. Istri anggota Polsek Puri ini langsung masuk dengan cara berlari ke ruang Unit PPA Satreskrim Polresta Mojokerto setelah mengetahui adanya sejumlah awak media yang telah menunggu.

Kasat Reskrim Polresta Mojokerto, AKP Ade Warokka membenarkan, pemeriksaan keduanya dilakukan pada, Selasa (15/10/2019). “Iya, hari ini kita periksa kedua tersangka. Terkait apakah mereka datang atau tidak, kita lihat saja nanti,” ungkapnya.

Masih kata Kasat, meski sudah ditetapkan sebagai tersangka setelah cukup alat bukti, namun keduanya tidak mengakui keduanya memiliki hubungan khusus. Namun Kasat tak bisa berandai-andai pasca pemeriksaan yang dilakukan pihak.

“Kalau sebelumnya, tidak mengakui ada hubungan. Saat penetapan tersangka, juga tidak mengakui ada hubungan keduanya. Tidak tahu nanti (setelah pemeriksaan, red) ,” tegasnya.

Hingga pukul 13.00 WIB, belum terlihat tersangka dokter datang ke Polresta Mojokerto. Polresta Mojokerto menetapkan dokter-bidan yang digerebek suami bhayangkari menjadi tersangka pada, Jumat (11/10/2019) pekan lalu. Penetapan tersangka keduanya berdasarkan keterangan saksi ahli dan alat bukti yang ada, yakni hasil visum.

Tersangka ARP dijerat Pasal 284 ayat (1) KUHP tentang Perzinahan, sedangkan bidan MAD dijerat pasal 284 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 9 bulan penjara. Keduanya digerebek oleh suami tersangka pada, Senin (30/9/2019).

Keduanya digerebek di Perumahan Villa Royal Regency Blok E10, Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto. Tersangka MAD adalah istri Brigadir KN yang merupakan anggota Polsek Puri, Kabupaten Mojokerto dengan dua anak.

MAD bertugas di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto sebagai bidan sejak 2016. Sementara tersangka ARP merupakan dokter spesialis orthopedi tulang belakang di RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo. Pria satu anak ini diangkat menjadi PNS Pemkot Mojokerto pada 2013. [tin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar