Hukum & Kriminal

Bhakti Religi, Polsek Donomulyo Bersih-Bersih Monumen Polri

Malang (beritajatim.com) – Jelang HUT Bhayangkara Ke-73 pada 1 Juli 2019, jajaran Kepolisian Sektor Donomulyo menggelar Bhakti Religi di wilayah setempat. Salah satunya, membersihkan Monumen Polri yang ada di Desa Sumberoto, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.

Monumen Polri di Donomulyo diresmikan oleh Brigadir Jenderal Polisi Samsuri Mertodjoso pada 1 Oktober 1971. Samsuri Mertodjoso, pernah menjabat sebagai Kapolda Jatim. Nama Samsuri Mertodjoso juga diabadikan sebagai Rumah Sakit Samsuri Mertodjoso atau Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim di Jalan Ahmad Yani, Kota Surabaya.

Monumen Polri di Donomulyo dibuat untuk mengenang empat anggota Polri yang gugur dalam peristiwa pemberontakan PKI 1948. Dengan membersihkan dan merawat kembali Monumen Polri, Kepolisian Sektor Donomulyo berharap keberadaan Monumen Polri menjadi bukti sejarah bagi generasi muda di Kabupaten Malang.

“Hari ini areal Monumen Polri kita bersihkan. Harus terawat karena ini bukti sejarah. Harus kita jaga bersama, supaya generasi muda bangsa lebih peduli untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan,” ungkap Kapolsek Donomulyo, AKP Gianto, Jumat (28/6/2019).

Selain membersihkan Monumen Polri, seluruh anggota Polsek Donomulyo dibantu Koramil Donomulyo, juga menggelar Bhakti Religi di Gereja Ratu Damai Desa Purworejo, Kecamatan Donomulyo. Kerja bakti bersama seluruh Muspika Donomulyo dan masyarakat itu bertujuan agar seluruh tempat dipelosok desa menjadi bersih, aman, tertib dan terjaga selalu kerukunan antar umat beragama.

“Bhakti Religi ini sebagai pengabdian Polri pada masyarakat di Hari Bhayangkara ke 73 tahun ini. Bersama TNI dan masyarakat, kita kerja bakti membersihkan sejumlah tempat peribadatan. Untuk hari ini kita bersama-sama membersihkan Gereja Ratu Damai, mulai bagian dalam gereja, teras dan taman depan maupun luar kita bersihkan agar terlihat lebih asri dan indah,” pungkas Gianto. [yog/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar