Hukum & Kriminal

Begini Nasib Hadi, Tahanan Lapas Sidoarjo yang Mencoba Kabur

Sidoarjo (beritajatim.com) – Kendati sudah pernah menjadi tahanan pendamping (tamping) Lapas Klas llA Delta Sidoarjo, Hadi Supriyanto (19) narapidana kasus perlindungan anak asal Desa Keboansikep Kecamatan Gedangan, yang sempat kabur Rabu (20/2/2019) dan berhasil ditangkap petugas lapas, kini menjalani masa tahanan di ruang isolasi.

Hadi juga terancam dicabut hak-hak bersyaratnya karena perbuatan nekatnya tersebut. Itu diberikan sebagai sanksi atas tindakannya yang mencoba kabur saat menjalani masa asimilasi.

Ruang isolasi yang ada berukuran 2X2 meter hanya bisa ditempati satu orang. Kondisi sempit dan kotor memang dikhususkan bagi warga binaan yang tidak mentaati aturan dan prosedur di dalam lapas.

“Satu kamar isolasi khusus untuk satu orang dan lokasinya disendirikan,” kata Kasubsie Pembinaan Pemasyarakatan Lapas Sidoarjo, Rudi Kristiawan Kamis, (21/2/2019).

Karena kasus tersebut, terpaksa dilakukan berita acara pemeriksaan (BAP) terhadap Hadi. Menurutnya, akan banyak sanksi menunggunya. “Selain menempati ruang isolasi, akan dicabut hak haknya. Baik usulan remisi maupun pembebasan bersyarat,” tegasnya.

Hadi merupakan narapidana kasus perlindungan anak dan perempuan. Akibat perbuatannya ia diganjar hukuman 2,5 tahun. Hadi sudah menjalani masa tahanan 16 bulan. Bahkan, beberapa bulan ini ia sudah menjalani masa asimilasi sebagai tahanan pendamping. (isa/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar