Hukum & Kriminal

Begini Kondisi Para Korban Ledakan Maut di Kediri

Kediri (beritajatim.com) – Jenazah Budi (47) korban ledakan bahan petasan asal Dusun Sukorejo, Desa Kepung, Kecamatan Kepung, Kabupaten Kediri berada di kamar mayat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pelem, Kabupaten Kediri. Jenazah sekuriti Bandara Juanda tersebut dalam keadaan mengenaskan.

Akibat ledakan bahan petasan, tubuh Budi mengalami luka bakar mulai dari kepala hingga kakinya. Bahkan, bagian tangan dan kaki korban putus.

Sementara itu, Dwi Mutiara, kakak Budi menjalani perawatan bersama Sumaji, satu orang korban lainnya.

Baca Juga:

    Sempat menjalani tindakan bedah di Ruang IGD Dwi kemudian dipindahkan ke ruang radiologi untuk dilakukan rontgen.

    Menurut informasi yang berhasil dihimpun dari sumber kepolisian menyebutkan, saat kejadian, Dwi sebenarnya baru saja bangun tidur. Dia melihat adiknya sedang meracik petasan di dapur.

    Sedangkan Sumaji baru saja mencari rumput. Dia mampir ke rumah Rukimi karena melihat Budi yang sedang membuat petasan.

    “Kedua korban luka sebenarnya hanya melihat Budi yang sedang meracik petasan. Tetapi mereka bernasib nahas,” kata sumber yang tidak bersedia identitasnya ditulis.

    Kasus ledakan maut bahan petasan ini dalam penyelidikan Satuan Reskrim Polres Kediri bersama Polsek Kepung. Petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa bahan petasan yang tersisa di lokasi. [nng/kun]

    Apa Reaksi Anda?

    Komentar