Hukum & Kriminal

Begal Sadis Tega Potong Kaki Korban Ditembak Mati Polrestabes Surabaya

Petugas kepolisian menunjukkannbarang bukti dalam rilis penembakan begal di RSU Soetomo, Surabaya, Jumat (6/12/2019).(manik priyo prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Seorang pelaku begal yang sadis tak segan-segan melukai korban terpaksa ditembak mati tim Jatanras Polrestabes Surabaya, Jumat (6/12/2019).

Memurut penjelasan petugas, pelaku sudah beraksi di 12 lokasi di Kota Surabaya.

Bahkan, dalam aksi terakhir kali pada Rabu (4/12/2019) dini hari, pelaku melukai korban dengan parang. Walhasil korban pun mengalami luka tangan, beberapa jari putus dan pergelangan kaki putus.

“Pelaku yang kami lumpuhkan ini melawan petugas. Tak hanya itu korban yang melawan aksi pelaku juga kaki dan tangannya putus karena sabetan parang pelaku,” jelas Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Sandi Nugroho, Jumat (16/12/2019).

Lebih lanjut Sandi menjelaskan, dalam aksinya pelaku ini bekerja bersama dua rekan lainnya. Pelaku yang dilumpuhkan ini merupakan eksekutor perampasan, sedangkan pelaku lain yang ditembak kakinya adalah joki.

Sementara seorang pelaku lain merupakan penjual hasil kejahatan yang dijual ke wilayah Pulau Madura.

Sedangkan dari data kepolisian, pelaku yang ditembak mati adalah Moch Hartono (31) warga Balongsari Madya, Surabaya dan pelaku yang ditembak kaki kirinya adalah Noval Rinaldi (21) yang juga tetangga Hartono.

Dari penjelasan pelaku yang bernama Noval Rinaldi, dirinya mengaku baru ikut sekali jalankan aksi sebagai begal. Kepada jurnalis Noval juga mengaku ikut kerja karena terpaksa. “Saya baru sekali ikut kerja ya di kawasan Satelit itu yang korban luka parah tangan danbkakinya,” aku lelaki yang baru dua bulan jadi ayah ini.(man/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar