Hukum & Kriminal

Begal Bersenjata Celurit Ditembak Polisi

Banyuwangi (beritajatim.com) – Dua tersangka begal asal Kecamatan Muncar berhasil ditangkap jajaran Reserse Kriminal Polres Banyuwangi. Satu di antara tersangka itu terpaksa harus dilumpuhkan lantaran melawan saat penangkapan.

Mereka adalah Andy Lala dan Tosari asal Dusun Palurejo, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar. Keduanya tertangkap setelah melakukan aksinya pada pertengahan Desember 2018.

“Pada awal Januari ini kita berhasil menangkapnya, dengan TKP di Kecamatan Muncar. Korbannya, Rizky Dwi Purnomo (18) asal Dusun Krajan, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar,” ungkap Kasat Reskrim Polres Banyuwangi, AKP Panji Prathista, Rabu (9/1/2019).

Motif pelaku, kata Panji, keduanya memberhentikan kendaraan korban di tengah jalan. Kemudian memaksanya memberikan barang berharga maupun uang.

“Mereka memberhentikan korban yang saat itu bersama kawannya bernama Galang. Kemudian, tersangka Tosari mengalungkan clurit kepada Rizky, dan tersangka lainnya menodongkan pisau kepada kawan korban. Tersangka mengambil HP korban uang senilai Rp 17 ribu, kemudian tersangka melarikan diri,” terang Panji.

Tersangka ini, lanjut Panji, terbilang sadis karena tak segan melukai korbannya. “Akibat kejadian itu, karena korban sempat berusaha mempertahankan barangnya, sehingga lehernya terluka agak dalam karena clurit tersangka,” jelasnya.

Sementara itu, menurut pengakuan Tosari, dirinya melakukan aksi begal itu sebanyak tiga kali. Hasil dari aksinya itu digunakan untuk membeli minuman keras.

“Caranya memberhentikan motor di jalan, mendatangi pemuda yang mabuk di suatu tempat. Hasilnya buat mabuk (minum minuman keras) itu saja,” kata Tosari.

Dari tangan tersangka, Polisi mengamankan barang bukti berupa 5 handphone, dua motor matic, clurit dan pisau. Atas perbuatannya itu, Polisi mengganjar Pasal 365 ayat 1 dan 2 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. [rin/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar