Hukum & Kriminal

Bea Nikah Gratis Loh.. Petugas KUA Minta Uang, Laporkan Saja

Foto ilustrasi

Surabaya (beritajatim.com) – Petugas Kementerian Agama Kanwil Surabaya menegaskan jika bea oengurusan pernikahan di KUA gratis. Asalkan pelasanaan pernikahan dilakukan di kantor KUA saat hari kerja.

Melihat adanya kabar bahwa oknum KUA meminta uang dengan bahasa seiklasnya, Kemenag Kanwil Surabaya meminta agar dilakukan laporan ke kantor.

“Sebab meminta uang tambahan meski seiklasnya ini masuk pungutan liar. Maka masyarakat diminta jangan sampai memberi uang sepeser pun, karena itu masuk katehori penyogokan dan bisa dipidanakan,” jelas Abbas, Staf Bimas Islam, Kemenag Kanwil Surabaya kepada beritajatim.com.

Menurut aturan, adanya tarikan bea pernikaha hanya berlaku khusus pelaksanaan akad nikah di luar kator dan di luar jam kerja. Bea pengurusannya hanya Rp 600 ribu itu pun hanya boleh dibayar melalu transfer bank saja.

“Tidak boleh diberikan secara cash ke petugas. Toh juga transfer bank bisa dikirm ke seluruh bank BUMN, jadi jangan khawatir,” lanjutnya.

Belum memiliki nomor telepon pelayanan, Abbas melanjutkan, sampai saat ini nomor telepon pengaduan belum disiapkan Kementerian Agama. Oleh sebab itu, jika masyarakat henda melaporkan adanya tindakan pungli oleh oknum petugas Kemenag atau KUA bisa databg langsung ke kantor.

“Kantor Kemenag Kanwil Surabaya ada di depan Masjid Akbar Surabaya. Sedangkan Kemenag Kanwil Jatim ada di Jalan Juanda, Sidoarjo,” tandas Abbas. [man/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar