Hukum & Kriminal

Bawa 3 Bahan Peledak Jenis Bondet untuk Curi Motor, 2 Pelaku Diringkus

Gresik (beritajatim.com) – Dua spesialis pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) sekaligus membawa bondet menjalankan aksinya di Gresik. Yakni, Achmad Amin (25) asal Desa Ngantungan, Kecamatan Paserpan, Pasuruan, dan Dimas Purwanto (24) asal Desa Pohgedang, Kecamatan Paserpan, Pasuruan, diringkus petugas Polsekta Gresik saat berada di alon-alon kota.

Selain mengamankan kedua pelaku, petugas juga menyita tiga buah bahan peledak jenis bondet serta kunci T untuk menjalankan aksinya.

“Kedua pelaku curanmor itu sempat mau melemparkan bom bondet yang dipegang di tangannya sewaktu petugas hendak menangkap. Namun, berhasil digagalkan oleh petugas Polsekta Gresik,” ujar Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, Kamis (19/09/2019).

Lebih lanjut Andaru mengatakan, penangkapan kedua pelaku spesialis curanmor itu merupakan bagian dari Operasi Sikat Semeru 2019. Sasarannya terhadap para pelaku curanmor, curas dan curat.

“Para pelaku itu masuk ke dalam target operasi. Pasalnya, sewaktu beraksi hendak mencuri motor selalu membawa bahan peledak jenis bondet untuk membela diri,” ujarnya.

Kronologi penangkapan kedua pelaku itu berawal saat anggota Polsekta Gresik melalukan patroli rutin di wilayah alon-alon kota. Saat berpatroli petugas, mencurigai dua orang yang membawa tas kecil.

Sewaktu hendak digeledah, ternyata kedua pelaku itu sempat melakukan perlawanan. Namun, berkat kesigapan petugas akhirnya kedua pelaku yang masuk kedalam target operasi (TO). Ditemukan tiga buah bahan peledak jenis bondet yang dibungkus dengan lakban warna coklat.

Selain bahan peledak di dalam jaket pelaku. Petugas juga menemukan kunci T yang dipergunakan untuk mencongkel sepeda motor saat menjalankan aksinya.

“Pelaku sudah ditahan setelah menjalani proses pemeriksaan. Dari hasil interogasi terhadap pelaku. Bahan peledak jenis bondet itu sengaja untuk membela diri,” ungkap Andaru.

Sementara itu, salah satu pelaku Ahmad Amin mengatakan, dirinya membawa bondet juga untuk menakut-nakuti korban sewaktu hendak mencuri motor.

“Bondet yang kami bawa selain buat membela diri juga untuk menakuti-nakuti korban,” pungkasnya. [dny/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar